oleh

Granat Tangan Sisa Konflik di Temukan di Komplek Pertamina Rantau Aceh Tamiang

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Sebuah granat tangan jenis nenas buatan Pindad yang diduga sisa masa konflik Aceh ditemukan di Pusat Pemberdayaan Masyarakat Pertamina (PPMP) di kawasan Komplek Pertamina EP Field Rantau, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (14/11) sekitar pukul 11.45 WIB.

Informasi diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, granat tangan jenis nenas yang terlihat sudah berkarat tersebut pertama kali ditemukan oleh Yusri Afrizal (35) seorang pekerja di Pertamina Rantau saat dirinya tengah membersihkan taman di sekitar lokasi PPMP.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian, SIK, MH melalui Kapolsek Rantau Iptu Alviandi Lubis, SE kepada Penanegeri.com, Selasa (14/11) membenarkan adanya penemuan granat tangan jenis nenas sisa konflik tersebut.

Dikatakannya, granat itu pertama kali ditemukan oleh Yusri Afrizal salah seorang pegawai Pertamina ketika sedang membersihkan areal di sekitar PPMP di Komplek Pertamina EP Field Rantau sekitar pukul 11.45 WIB.

“Saat Yusri melakukan pembersihan di sekitar taman PPMP, ia menemukan benda aneh dan sempat dipegang serta dilempar ke samping kolam,” ujar Kapolsek.

Baca Juga  Seluruh Kotak Suara Telah Berada di KIP Aceh Tamiang
Granat Tangan di Aceh Tamiang
Foto : AR Putra/Penanegeri
Seorang pekerja tengah menunjukkan lokasi penemuan granat tangan di sekitar taman PPMP Komplek Pertamina EP Field Rantau, Selasa (14/11)

Merasa curiga, lanjut Kapolsek, Yusri langsung melaporkan penemuan benda aneh tersebut kepada Kamaludin selaku Mandor di PPMP.

“Pak Kamaludin melaporkan penemuan granat ke Polsek Rantau. Selanjutnya saya beserta satu orang anggota Koramil Rantau Serda Supran menuju ke lokasi,” terang Iptu Alviandi.

“Granat sudah tidak aktif karena saat ditemukan granat tersebut sudah tidak ada lagi cincin pengamannya, kondisinya juga sudah sangat berkarat,” tandasnya.

Saat ini Granat tangan jenis nenas tersebut telah diamankan sementara di Mapolsek Rantau sambil menunggu kedatangan Tim Gegana Subden 2 Aramiah Satbrimobda Aceh.

Komentar

Berita Terbaru