oleh

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis Didemo di Aceh

PENANEGERI, Banda Aceh – Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis MH didemo sekaligus diusir oleh massa demonstran yang marah atas kedatangan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis di Aceh, Sabtu petang (6/5).

Kedatangan Gubernur Cornelis ini terkait dalam acara  Pekan Nasional Petani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XV di Banda Aceh.

Massa mendatangi Hotel Hermes Palace, di Banda Aceh untuk mengusir Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, Sabtu (6/5/2017) sore.

Seperti diketahui, Cornelis menginap di hotel itu saat menghadiri Penas KTNA.

Para pemrotes kehadiran Gubernur Kalimantan Barat Cornelis M.H ini menggelar aksi di Bundaran Simpang Lima Kota Banda Aceh, serta mendatangi Hotel Hermes Palace tempat di mana Cornelis menginap dalam rangka pembukaan acara Petani Nelayan PENAS di Propinsi Aceh.

Demonstran dari warga Aceh ini meminta pihak Hotel Hermes untuk segera mengeluarkan Cornelis dari hotel tersebut, sebab terkait sikap Gubernur Cornelis yang telah berpidato menolak kedatangan ulama di Kalbar beberapa waktu lalu.

“Usir Gubernur Kalimantan Barat!” teriak orator aksi itu disambut seruan “Usir!” oleh massa, sebagaimana tayangan video yang bisa dilihat di bawah ini :

 

Pengusiran itu, kata orator, disebabkan Gubernur Cornelis bersikap intoleransi terhadap agama Islam.

“Beberapa waktu yang lalu, mereka usir para ulama pendakwah yang ada di Kalimantan Barat. Tapi selaku Gubernur Kalimantan Barat, tidak bertanggung jawab. Takbir!” serunya, disambut pekikan “Allahu Akbar!” massa.

“Cornelis Gubernur Kalimantan Barat harus segera angkat kaki dari Aceh!” tuntut para demonstran.

“Kita akan menunggu sampai Gubernur Cornelis itu pulang dari Aceh… Siap usir Gubernur Cornelis intoleran?!” pekiknya disambut pekikan “siap” oleh massa yang kebanyakan berbaju putih-putih.

Akhirnya, masih berdasarkan informasi  pihak Hotel Hermes memberikan keterangan pada peserta aksi demo Tolak Gubernur Kalbar, bahwa Gubernur Cornelis itu sudah check out dari Hotel sekitar pukul 12.00 WIB.

Pihak hotel lalu memperlihatkan surat tanda check out kepada peserta aksi.

Aksi demonstrasi ini adalah buntut dari peristiwa beberapa waktu lalu setelah adanya pidato Gubernur Kalbar yang bernada intoleran serta memprovokasi warga untuk mengusir ulama muslim yang hendak berkunjung ke Pontianak.

Pidato Gubernur kalbar Cornelis yang bernada intoleran dan mengajak warganya mengusir ulama tertentu yang datang ke Kalbar ini bisa disimak di bawah ini :

Pidato Gubernur Kalbar ini  kontan memicu reaksi di Aceh.

Menurut massa demonstran di Banda Aceh, penolakan itu disuarakan menyikapi tindakan Cornelis beberapa waktu lalu yang melakukan pidato bernada provokatif, intoleran dan menyerang simbol Islam di Kalimantan Barat.

Akibat dari pidato Cornelis itu, salah satu ulama yang sedang berkunjung ke Kalbar terpaksa harus dipulangkan keluar dari Kalimantan Barat oleh aparat keamanan.

Penolakan ini berbuntut panjang, reaksi demonstran di Aceh, serta reaksi sejumlah masyarakat Aceh ganti gerah atas kehadiran Cornelis di Aceh yang berjuluk Serambi Mekkah ini.

Massa demonstran kemudian turun menggelar aksi di Bundaran Simpang Lima Kota Banda Aceh serta mendatangi Hotel Hermes Palace tempat Cornelis, Sang Gubernur Kalimantan Barat itu menginap dalam rangka pembukaan acara Petani Nelayan PENAS di Propinsi.

Namun Cornelis dikabarkan sudah check out dari Hotel Hermes Palace, Banda Aceh. (*)

Komentar

Berita Terbaru