oleh

Gugatan Paslon Gubernur Aceh Ditolak MK

PENANEGERI, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan sengketa Pilkada Gubernur Aceh yang diajukan oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 5 Muzakir Manaf-TA Khalid, di Ruang sidang Panel II Mahkamah Konstitusi RI, Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/4).

Melalui Putusan Nomor 31/PHP.GUB-XV/2017, mengabulkan eksepsi termohon dan eksepsi pihak terkait mengenai kedudukan hukum (legal standing) pemohon dan menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima. Demikian amar putusan MK yang diketuai oleh majelis hakim Arief Hidayat, Selasa (4/4).

Sebelumnya, anggota majelis hakim I Gede Palguna membacakan pertimbangan MK dalam sidang sengketa pilkada tersebut. Ia mengatakan jumlah penduduk Aceh sebanyak 5.101.473 jiwa. Sehingga dasar selisih suara maksimal 1,5 persen, sedangkan selisih suara pemohon dan peroleh suara terbanyak berjumlah 5,48 persen.

“Selisih suara lebih dari 1,5 persen. Paslon pemohon memperoleh 766.427 suara dan pihak terkait mendapat 898.710 suara. Sehingga MK menolak pokok perkara dan eksepsi termohon dikabulkan,” ujarnya saat membacakan pertimbangan MK.

Baca Juga  Granat Tangan Sisa Konflik di Temukan di Komplek Pertamina Rantau Aceh Tamiang

Sementara itu, perkara Pilkada Aceh lainnya yang ditolak MK mulai senin (3/4) hingga siang ini yakni, sengketa Pilkada Kota Langsa, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Pidie, Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh Timur. Dengan demikian, sengketa Pilkada Aceh yang berjumlah 10 perkara seluruhnya ditolak oleh MK.

Komentar

Berita Terbaru