oleh

Habiskan APBK Rp 888 Juta, Gedung Arsip BKPSDM Aceh Tamiang Tak Rampung dan Terbengkalai

-Aceh-24 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Sejak setahun terakhir, pembangunan Gedung Arsip BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Sumber Daya Manusia) Aceh Tamiang terhenti. Hingga kini Belum diketahui apa kendalanya, namun yang pasti Gedung Arsip yang dibangun tepat dibelakang Kantor BKPSDM tersebut kondisinya tidak rampung dan terbengkalai.

Amatan Penanegeri.com dilapangan, realisasi pembangunan Gedung Arsip pada BKPSDM Aceh Tamiang hanya sebatas dinding dan tiang beton, belum naik atap. Lantai dasar dan di sekeliling bangunan banyak ditumbuhi rumput dan semak belukar yang terkesan dibiarkan. Tak heran banyak kalangan menilai Gedung Arsip BKPSDM Atam  telah menjadi “sarang ular”.

Disisi lain, tak banyak yang mengetahui keberadaan Gedung Arsip tersebut, karena nyaris bergandengan dibelakang Kantor BKPSDM Atam. Sehingga terbengkalainya Gedung Arsip senilai ratusan juta tersebut luput dari perhatian publik bahkan anggota DPRK Aceh Tamiang.

Data yang diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, Gedung Arsip BKPP/BKPSDM Atam dibangun sekitar bulan Juni 2016 menggunakan sumber dana Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) senilai Rp 888.140.000 dengan penyedia jasa CV Hidayah Jaya. Proyek tersebut berasal dari usulan BKPP sendiri dan masuk dalam Bidang Cipta Karya Dinas PU Aceh Tamiang. Rencananya, Gedung Arsip akan dibangun dua lantai lengkap dengan fasilitas Aula.

Baca Juga  Tingkatkan Wisata Kota Langsa, Owner Barista Coffe Bagi Pengalaman

Terkait terbengkalainya pembangunan Gedung Arsip, Kepala BKPSDM Aceh Tamiang, Drs Amir AR yang dikonfirmasi awak media di kantornya, Jumat (3/11) siang mengatakan, pihaknya tidak tahu secara pasti, sebab Gedung itu dibangun sebelum dia menjabat.

“Namun terhentinya pembangunan Gedung Arsip dikarenakan tidak ada usulan lanjutan pada tahun 2017 ini,” jelasnya.

Gedung Arsip BKPSDM

Menurut Amir, nantinya Gedung Arsip BKPSDM akan dibangun dua lantai. Selain untuk gudang arsip, bisa juga untuk kegiatan rapat internal karena dilengkapi dengan Aula.

“Gedung itu nantinya akan ada ruangan khusus untuk testing komputerisasi dan seleksi CPNS. Jadi sayang sekali jika tidak dilanjutkan,” ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya mengaku, jika Gedung Arsip terbangun BKPSDM hanya terima hasilnya saja, yang kerjakan Dinas PU. Tahun ini BKPSDM sudah usulkan kembali kelanjutan proyek APBK tersebut melalui Dinas PU setempat agar dapat dibangun pada 2018.

“Kita ingin Dinas PU agar dapat memprogramkan kelanjutan pembangunan Gedung Arsip ini sesuai yang kita usulkan agar tidak terbengkalai lebih lama,” harapnya.

Baca Juga  Kemenhan RI Gelar Seminar Penanganan Konflik Sosial di Provinsi Aceh

Dihubungi terpisah, Sekretaris Komisi D DPRK Aceh Tamiang, Irma Suryani yang membidangi pembangunan infrastruktur, yang dihubungi Penanegeri.com menyatakan, tidak wajar dengan anggaran yang dikucurkan hampir Rp 900 juta realisasi pembangunan Gedung Arsip BKPSDM hanya sampai sebatas itu. Secara fisik, Irma menilai Gedung tersebut belum jadi. Masih banyak yang harus dikerjakan dan butuh anggaran yang besar jika dalam perencanaan awalnya akan dibuat dua lantai.

“Saya rasa tidak wajar kalau anggarannya segitu, Rp 888 juta lebih hanya terbangun dinding dan tiang-tiang saja. Sedangakan lantai satu masih tanah dan lantai dua belum terbangun,” terangnya.

Irma Suryani juga menegaskan, atas temuan tersebut, Komisi D akan segera turun Pansus kelokasi untuk menghitung volume pekerjaan sudah sesuai atau belum dengan anggaran yang telah diberikan.

“Kita juga ingin mengetahui proyek Gedung Arsip itu di putus kontraknya sesuai dengan anggaran atau karena tidak rampung sampai mati kontrak, ini kami belum tahu,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru