oleh

Heboh Perusakan Acara Sedekah Laut, Disayangkan

PENANEGERI, Bantul – Acara sedekah laut di Pantai Baru, Ngentak, Poncosari, Srandakan, Bantul, DIY, batal digelar setelah sekelompok orang merusak properti di lokasi acara hari Jumat (12/10/2018) malam. Perusakan itu dilakukan karena sedekah laut dianggap bermuatan unsur syirik.

Adanya peristiwa ini ditanggapi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bantul yang menyayangkan tindakan pembubaran upacara tradisi sedekah laut oleh sekelompok orang di Pantai Baru, Poncosari, Srandakan pada Jumat (12/10/2018) malam.

FKUB menilai sedekah laut selama ini menjadi adat dan tradisi masyarakat pesisir.

Ketua FKUB Bantul, Yasmuri meminta masyarakat tidak terpancing dengan dengan aksi perusakan tersebut. Ia menilai tindakan perusakan upacara sedekah laut sudah masuk dalam tindakan kriminal yang menjadi kewenangan polisi untuk mengusutnya.

“Masyarakat menyerahkan kepada pihak berwajib untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” kata Yasmuri kepada wartawan, Sabtu (13/10/2018).

Perusakan upacara sedekah laut dilakukan sekelompok orang pada Jumat tengah malam. Sekitar puluhan orang pelaku tiba-tiba datang dan merusak properti sedekah laut yang sudah disiapkan panitia karena dianggap syirik.

Meski mengalami perusakan, sejak pagi hari warga yang tinggal di pesisir Pantai Baru sibuk menata makanan yang terdiri dari ayam suwir, lalapan dan nasi gurih ke dalam sebuah pincuk berwarna putih yang disebut takir. Selanjutnya, makanan yang diwadahi takir itu langsung dibagi-bagikan kepada warga dan pengunjung Pantai tersebut.

Para nelayan setempat kecewa dengan tidak berjalannya sedekah laut sesuai jadwal, mengingat warga masyarakat telah mempersiapkan takir untuk 2500 orang untuk sedekah laut tahun ini.

Secara terpisah, Kapolres Bantul, AKBP Sahat Marisi Hasibuan mengatakan telah mendatangi lokasi dan meminta keterangan dari orang-orang yang diduga terlibat dalam aksi perusakan tersebut.

Penyidik Polres Bantul juga terus mendalami kasus perusakan sedekah laut oleh gerombolan massa bercadar di Pantai Baru, Bantul, pada Jumat 12 Oktober 2018 malam. Sembilan orang yang diduga terkait pengrusakan diperiksa. Saksi-saksi di lokasi juga dimintai keterangan.

Kapolres Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan mengatakan, belum ada yang ditetapkan tersangka.

Peristiwa penrusakan itu terjadi pada Jumat, 12 Oktober 2018 sekitar pukul 23.30 WIB atau jelang gelaran sedekah laut.

Cerita bermula saat puluhan orang ┬ámengendarai dua unit mobil, satu mobil ambulans, dan sejumlah motor mendatangi Pantai Baru, merusak sejumlah barang properti acara sedekah laut.┬áKemudian selang 15 menit meninggalkan spanduk yang terpasang dekat lokasi sedekah laut bertuliskan “Menolak Semua Kesyirikan Berbalut Budaya, Sedekah Laut Atau Selainnya”.

Polisi juga telah memintai keterangan terhadap 9 orang, serta mengamankan beberapa barang bukti yang menguatkan adanya perusakan di Pantai Baru, termasuk spanduk yang disita bertuliskan : ‘Kami Menolak Semua Kesyirikan Berbalut Budaya, Sedekah Laut atau Selainnya’. (*)

Komentar

Berita Terbaru