oleh

Hilang Kendali, Escudo Terperosok ke Parit Depan Warung Nasi Mualaf

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Sebuah mobil Escudo BK1968 EA hilang kendali sehingga keluar ke jalan dan menabrak warung nasi Mualaf dalam insiden kecelakaan tunggal dikawasan Desa Dalam, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Selasa (20/6).

Akibat peristiwa tersebut, kondisi mobil rusak diantaranya lampu dan  kaca depan pecah serta bodi samping penyok. Namun pengemudi, Agus (50) warga Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang selamat dan tidak mengalami luka-luka sedikitpun. Sementara emperan tenda dan pot bunga hancur ditabrak

Salah seorang personel Polsek Karang Baru yang berada di lokasi menuturkan, kejadian sekitar pukul 12.30 WIB. Tiba-tiba mobil Escudo warna merah yang melaju dari arah Langsa tersebut oleng dan keluar dari jalur jalan raya dan masuk parit jalan. “Pengakuan sopir, dia mengantuk, dan tersadar saat mobilnya telah masuk keparit,” ujarnya.

Dikatakannya, tidak ada korban jiwa dalam insiden naas tersebut. Didalam mobil hanya ada satu orang penumpang, yakni sopir. Pihaknya telah menghubungi Satlantas Polres Aceh Tamiang dan akan meminjam mobil kerek milik PLN setempat untuk mengevakuasi mobil Escudo yang terperosok di parit.

Sopir Escudo, Agus yang di konfirmasi Penanegeri.com masih trauma atas kejadian tersebut. Ia mengaku baru pulang mengajar dari SMP Seruway, dalam perjalanan sudah terasa mengantuk namun tetap memaksa menyetir.

“Saya mau pulang ke Benua Raja, dalam kondisi ngantuk karena kurang tidur semalam. Sebelum terjadi saya pun sudah terasa mobil jalannya oleng dan akhirnya masuk parit menabrak warung,” terangnya.

Meski korban kesulitan saat keluar dari dalam mobil karena kejepit, tapi Agus yang berprofesi sebagai guru SMP Negeri ini tidak mengalami luka. Hanya saja mobilnya ringsek dengan kerugian materil ditaksir mencapai jutaan rupiah.

“Alhamdulillah saya tidak apa-apa dan tidak luka, cuma mobil saja yang hancur,” tambahnya.

Pemilik warung nasi Mualaf di jalan dua jalur Karang Baru, Arwin, Nasution mengatakan, saat kejadian dirinya sedang tidak berada di warung. Mobil Escudo merah tersebut hanya menghantam emperan tenda dan sejumlah pot bunga disisi parit jalan tersebut.

“Warung kami tidak sampai ditabrak, nanti barang-barang yang rusak katanya akan diganti,” tandas Arwin.

Komentar

Berita Terbaru