oleh

Hingga Pertengahan Mei 2017, ULP Aceh Tamiang Belum Lelang Proyek

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Sekitar 95 (sembilan puluh lima) persen proyek fisik dan non fisik di lingkungan Pemkab Aceh Tamiang hingga pertengahan Mei 2017 belum dapat dilakukan pelelangan (tender) melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP).

“ini disebabkan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) belum mengirimkan dokumen kegiatan yang akan dilakukan pelelangan” demikian ungkap Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Sekretariat Kabupaten Aceh Tamiang, Ikhsan Mirza kepada awak media, Selasa (9/5).

Namun demikian, sambung Ikhsan, bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada seluruh SKPK melalui Bupati Aceh Tamiang tentang batas waktu penyampaian dokumen.

“Dalam surat itu diberikan batas waktu hingga 12 Mei mendatang dan SKPK sudah menyiapkan serta memberikannya ke ULP untuk proses lelang yang harus segera dilakukan,” terangnya.

Dirinya menambahkan, sejak disampaiknnya surat tersebut, ULP sendiri belum menerima satu dokumen lelang dari masing-masing dinas.

“Belum diketahui apa kendala dari dinas sehingga belum memberikan dokumen, baik secara tertulis maupun lisan,” tutur Ikhsan sambil menegaskan, apabila hingga batas waktu yang ditentukan belum mendapat dokumen proyek dari SKPK, maka pihaknya akan melaporkan kembali kepada Bupati agar bisa ditindaklanjuti oleh Bupati.

Baca Juga  Proyek Pengaman Tebing Sungai Terkesan Asal Jadi

Dikatakannya, jika penyampaian dokumen dari dinas telah diterima, segera akan diakukan lelang, hingga kini baru dokumen lelang dari Dinas Syariat Islam yang di terima ULP, sementara dinas lainnya belum ada.

“Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) akan memberikan 7 (tujuh) dokumen pekerjaan lelang dalam waktu dekat ini, sebut Ikhsan.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Al Fuadi terkait permasalahan tersebut kepada wartawan mengatakan, keterlambatan pihaknya dalam memberikan dokumen terbentur kesibukan mengikuti kegiatan Penas 2017 di Banda Aceh.

“Namun, beberapa dokumen sudah dipersiapkan dan dipastikan segera disampaikan kepada ULP, ujarnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini pihaknya sedang menyiapkan sejumlah dokumen lainnya yang berkenaan dengan proyek dan dipastikan tidak ada lagi kendala.

“Diharapkan bisa selesai tepat waktu untuk disampaikan kepada ULP agar dapat dilakukan proses penayangan lelang,” jelas Al Fuadi.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aceh Tamiang, Fahruddin, ST menyatakan, pihaknya sedang mempersiapkan dan menyusun dokumen yang berkenaan pekerjaan lelang.

Baca Juga  Proyek Pengaman Tebing Sungai Terkesan Asal Jadi

“Kita targetkan tanggal 12 Mei mendatang sudah selesai,” tuturnya.

Dijelaskannya, selain dokumen proyek fisik terdapat juga dokumen perencanaan yang harus disiapkan pihaknya agar dapat dilakukan pelelangan terlebih dahulu.

“Karena ada proyek fisik yang belum ada perencanaannya dan perencanaannya harus ditender dulu, kemudian fisiknya baru menyusul,” pungkas Fahruddin yang akrab di sapa Papa.

Komentar

Berita Terbaru