oleh

Honor Petugas PPS Manyak Payed Raib Ditangan Bendahara

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Uang honor petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang hingga kini tak tau rimbanya, masih menyisahkan tanda tanya, baik dikalangan PPS maupun masyarakat. Di duga, uang tersebut raib ditangan oknum Bendahara PPK Manyak Payed.

Pasalnya petugas PPS justru yang dikorbankan. Ratusan PPS yang tersebar di 21 Desa di Kecamatan Manyak Payed hingga kini belum menikmati gaji mereka pada bulan Januari 2017.

Baca : Ratusan Petugas PPS Belum Terima Honor

Walaupun uang tersebut akan diganti pada 30 Maret 2017 mendatang, namun sejumlah masyarakat pesimis karena Sekretariat PPK yang lama terdiri tiga orang sudah diganti dengan Sekretariat yang baru pasca uang honor PPS sekitar Rp 40 juta itu raib tidak tahu melayang kemana.

Bahkan, informasi berkembang, jika sampai batas waktu yang dijanjikan, oknum Bendahara PPK Manyak Payed tidak dapat mengembalikan uang honor PPS maka akan berpotensi terjadi unjuk rasa.

Direktur Eksekutif LSM Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Almahdaly kepada penanegri.com, Kamis (16/3) menyatakan, Terkait hilangnya uang honor kontrak petugas PPS se-Kecamatan Manyak yang dilakukan Bendahara Sekretariat PPK, LSM Gadjah Puteh meminta uang tersebut segera disalurkan kepada para petugas PPS yang belum menerimanya.

Baca Juga  Terlibat Kecelakaan, Supir Pick Up Melarikan Diri

“Sebab, jika tidak dibayarkan, kasus ini bisa masuk keranah pidana,” tegas Sayed di Manyak Payed.

Dikatakannya, seyogyanya hal itu mutlak menjadi tangung jawab Sekretariat PPK lama, karena kesalahan dan kelalaian mereka dalam hal pengelolaan uang negara, sebab perbuatannya dapat merugikan orang banyak.

“Permasalahan ini seharusnya cepat direspon oleh aparat kepolisian, apakah uang tersebut benar hilang atau sengaja dihilangkan,” tudingnya.

Jikapun uang tersebut nantinya dikembalikan, Sayed yang akrab dengan sapaan Waled ini menilai, bila dilihat secara komprehensif kasus tersebut persoalannya tidak hanya sebatas (mengembalikan uang) saja, tapi tindakan oknum Bendahara Sekretariat PPK Manyak Payed ada unsur melawan hukum karena telah berupaya degan sengaja atau tidak menghilangkan hak orang lain yaitu honor PPS.

Ditempat berbeda, bendahara KIP Aceh Tamiang, Syaiful yang dikonfirmasi, Kamis (16/3) siang menyatakan, KIP Aceh Tamiang sudah mengeluarkan honorium PPS kepada Sekretariat PPK Manyak Payed sampai bulan Februari 2017.

“Jadi tidak ada persoalan lagi terkait honor PPS Manyak Payed, karena KIP sudah membayarkannya,” sanggah Syaiful.

Baca Juga  9 PNS Terjaring Razia Satpol PP Aceh Tamiang

Ketika wartawan Penanegeri.com menyampaikan fakta dilapangan ternyata para anggota PPS belum menerima honor tersebut sampai sekarang, bendahara KIP ini tidak berkomentar dan terkesan menutup-nutupi persoalan serta mengalihkan pembicaraan. Demikian juga saat ditanya nama tiga orang anggota Sekretariat lama yang telah diganti, ia tak memberi tahunya dan terkesan seperti tidak kenal, padahal mereka sama-sama dari unsur PNS.

Saat dikonfirmasi via seluler, Camat Manyak Payed, Wan Irwansyah, tidak mengangkat panggilan telepon. Nomor ponsel Camat tersebut aktif, namun tidak mengangkat panggilan masuk sebanyak tiga kali.

Komentar

Berita Terbaru