oleh

Iannone : Saya Berusaha 110%

PENANEGERI, Moto GP – Salah satu pembalap unggulan Moto GP, Andrea Iannone, telah berusaha untuk menepis  rumor bahwa dia tidak memberikan segala kemampuannya musim ini bersama tim Suzuki, bersikeras hati nuraninya jelas dan dia memberi 110 persen di setiap lintasan.

Pembalap asal Italia itu mengalami musim yang sulit sejak pindah ke tim Suzuki pabrikan Ecstar untuk menggantikan Maverick Viñales, yang tidak bisa meniru pencapaian pembalap Spanyol tersebut di GSX-RR.

Hasil terbaik Iannone musim ini terjadi di Austin dengan finish di posisi ke-7 dan dia saat ini mendekam di posisi ke-16 dalam kejuaraan dunia.

Diperdebatkan sebagai titik terendah di musim ini karena Iannone berada di Barcelona di mana dia dikalahkan oleh rekan setimnya.

Ini memicu desas-desus bahwa Iannone telah menyerah pada Suzuki dan desas-desus pindah ke Aprilia mengalami peningkatan pesat.

Meskipun ada pembicaraan bahwa dia ingin mengakhiri tugasnya dengan pabrikan Jepang itu lebih awal, ‘Maniac’ tersebut menegaskan bahwa dia senang dengan apa yang dia miliki musim ini.

Baca Juga  Andrea Iannone : Kami Menemukan Sesuatu yang Penting

“Saya senang (dengan hasil saya) karena terlepas dari kesepuluh atau di podium, saya memberikan 110% kemampuan di lintasan. Saya sudah melalui ini sebelumnya dengan Ducati, dan hasilnya akan datang bahkan bisa positif. Semua tantangan memiliki pro dan kontra, selalu ada risiko yang terlibat,” kata Iannone dilansir Gazetta Dello Sport, Jumat (28/7).

Iannone mengatakan bahwa ia bertemu dengan pimpinan tim Suzuki di Jerman dan memastikan bahwa ia akan bertahan dengan tim tersebut pada tahun 2018 dan dia juga mengungkapkan bahwa Suzuki mungkin memiliki tim satelit mereka sendiri musim depan.

“Kami bertemu di Sachsenring dan menjelaskan bahwa saya ingin melanjutkan kerjasama. Kita harus percaya pada kesepakatan ini. Kami berulang kali mengatakan kepada presiden bahwa kami membutuhkan empat motor di grid, dan saya pikir itu akan terjadi,” terangnya.

“Rasa optimis selalu ada untuk karir dan tim saya, tapi kerja sama dan kesepahaman menjadi bagian penting. Jadi saya kira, itu adalah hal yang bisa menjadi penentu seperti apa kita mengakhiri musim,” tandas Iannone.

Komentar

Berita Terbaru