oleh

Imam tak Mampu Baca Al Quran Diminta Mundur

-Aceh-16 views

PENANEGERI, Langsa – Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa Drs H Ibrahim Latif, MM, mengatakan, para imam baik imam gampong maupun imam dusun dan khatib masjid yang tak mampu membaca Al Quran dengan baik dan tak mau belajar diminta untuk mundur.

Hal tersebut disampaikan Ibrahim Latif pada acara pengajian khusus  memahami Al Quran bagi imam gampong, imam dusun dan khatib masjid, imam masjid/ imam meunasah dalam wilayah Kota Langsa, Kamis (8/11) di Mushalla Darussa’adah Kantor Dinas Syariat Islam setempat.

Lebih lanjut Ibrahim Latif mengatakan, para imam, baik imam dusun dan khatib masjid (imam masjid dan Imam meunasah) diharapkan mampu membaca Al Quran dengan baik dan mau belajar memahami Al Quran dan belajar kitab kitab untuk memperdalam ilmu agama.

“Maka setiap hari Kamis di Mushalla Darussa’adah ini kita buat pengajian khusus memahami Al Quran dan kitab kitab untuk para imam dan juga terbuka untuk para pegawai dan masyarakat sekitar, “ujarnya.

Dalam pengajian khusus tersebut, sambung Ibrahim Latif, membahas tentang membaca Al Quran, ilmu tajuwid, fiqih, muamalat dan tentang tugas dan kewajiban imam serta fadhilah fadhilah sholat berjamaah.

“Pengajian ini sifatnya wajib diikuti oleh semua imam, baik imam gampong maupun imam dusun dan khatib masjid, imam masjid/ imam meunasah,” tegasnya.

“Semua wajib belajar tentang bacaan Al Quran, kalau ada imam yang tidak mampu membaca Al Quran dengan baik dan tak mau belajar, maka kita minta kepada yang bersangkutan untuk mundur dari jabatan imam,” timpal Ibrahim Latif.

Lanjutnya, di Kota Langsa ada 66 gampong dan setiap gampong ada satu imam gampong, satu orang imam masjid/ imam meunasah  dan rata rata lima orang imam dusun. Jadi jumlah seluruhnya mencapai 462 orang.

“Inilah jumlah yang seharusnya yang wajib mengikuti pengajian khusus tentang memahami Al Quran. Kita berharap semua imam dapat mengikuti pengajian dimaksud. Pengajian berlangsung seminggu sekali setiap hari Kamis, yang menjadi pemateri adalah pimpinan Dayah yang ada di kota Langsa, dari MPU dan perguruan tinggi IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa,” pungkas Ibrahim Latif.

Komentar

Berita Terbaru