oleh

Indonesia Ekspor Kapal Perang ke Filipina

PENANEGERI, Surabaya- Indonesia kembali melakukan ekspor kapal perang ke Filipina. Kapal perang Strategic Sealift Vessel atau SSV ini, merupakan kapal perang yang kedua pesanan Kementerian Pertahanan Filipina, yang selesai dikerjakan oleh PT PAL Indonesia.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberangkatkan ekspor kapal perang kedua buatan PT PAL Indonesia ke Manila, Filipina, Selasa (2/5) di Dermaga Sisi Timur, Divisi Kapal Niaga, Ujung Surabaya.

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menyatakan bahwa Bangsa Indonesia patut berbangga diri karena salah satu perusahaan dalam negerinya, yakni PT PAL Indonesia (Persero), mampu melakukan ekspor kapal perang untuk kedua kalinya. Hal itu membuktikan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mampu bersaing secara profesional dalam kancah global.

“Selesainya kapal perang kedua ini akan mempererat hubungan kerja sama dan pertahanan antara Filipina dan Indonesia, dan menjadi bukti betapa eratnya hubungan kedua negara,” tegas Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu usai memberangkatkan ekspor kapal perang kedua tersebut ke Manila, Filipina, di Dermaga PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/5).

Baca Juga  Rombongan Kapal Perang Amerika Siaga ke Semenanjung Korea

Sebelumnya, Filipina memesan dua unit kapal perang “Landing Platform Dock” (LPD) jenis “Strategic Sealift Vessel” (SSV) yang dilengkapi persenjataan canggih dan pendaratan tiga helikopter ditambah fasilitas hanggar.

SSV-2 memiliki kemampuan mengangkut 2 unit kapal “landing craft utility” (LCU) ditambah berbagai macam kendaraan tempur dari truk militer hingga Amphibious Assault Vehicle (AAV).

Pesanan pertama untuk pemerintah Filipina diluncurkan 18 Januari 2016 dan tiba di Manila pada Jumat 13 Mei 2016 pukul 22.30 waktu setempat atau tepat batas waktu pengiriman, sedangkan kapal pesanan kedua dijadwalkan akan tiba di Manila pada Senin 8 Mei 2017. (*)

Komentar

Berita Terbaru