oleh

Ingin Kembalikan Performa, Lorenzo Bawa Debon Sebagai Pelatih

PENANEGERI, Moto GP – Mantan pembalap 250cc, Alex Debon, akan bergabung dengan tim balap Ducati MotoGP sebagai pelatih pribadi untuk Jorge Lorenzo pada musim 2018.

Debon yang kini berusia 41 tahun, menjalani 152 balapan kategori 250cc Moto2 antara tahun 1998 dan 2010, mencetak dua kemenangan grand prix dan menempati klasemen kejuaraan terbaik pada posisi keempat di tahun 2008.

Dia juga merupakan pembalap uji coba untuk proyek 250cc Aprilia pada tahun 2006 dan 2007, dengan Lorenzo meraih gelar keduanya di bawah pimpinan teknis Ducati saat ini, Gigi Dall’Igna.

Debon sudah mulai bekerja dengan Lorenzo, bergabung dengan kelompok pembalap Spanyol itu dalam uji coba pasca musim lalu di Valencia dan Jerez.

“Tentu saja ini adalah program kami untuk meningkatkan penampilan dan adaptasi Jorge (Lorenzo). Dia (Alex Debon) adalah salha satu mantan pembalap yang memiliki banyak pengalaman dan tidak asing dengan motor Italia. Keputusan penunjukkannya juga didasarkan oleh banyak pembicaraan teknis dan Lorenzo juga setuju dengan hal ini,” demikian disampaikan Gigi dilansir laman Sky Sport, ketika ditanya mengenai pemilihan pelatih balapnya.

Baca Juga  Lorenzo Optimis Lebih Baik di Catalunya

Pembalap Ducati, Michele Pirro, sebagai pelatih Lorenzo tahun ini, namun balapan wildcard untuk pabrikan Italia dan komitmen di CIV Superbike mencegahnya melakukan tugas tersebut di beberapa event. Di sisi lain, Debon akan hadir di setiap balapan di tahun 2018.

“Ya, kami memiliki pelatih yang baik sebenarnua tahun ini, tapi tidak ada kesepakatan yang mengikat sehingga tim maupun pembalap mengalami kesulitan. Dengan Alex, maka kami akan lebih sering untuk memperbaiki banyak hal bersama-sama dan bisa secara konsisten memantau perkembangan tim dari segi teknis maupun pembalap untuk motor kami,” tambahnya.

Di sisi lain, Alex Debon yang ditemui wartawan media yang sama beberapa waktu lalu mengungkapkan alasan menyetujui kesepakatan untuk melatih Lorenzo.

“Ini adalah kesempatan luar biasa, dengan tim yang sangat luar biasa dan juga pembalap yang luar biasa. Saya tidak bisa menolak kesempatan besar ini, meskipun saya tidak lagi mengikuti kejuaraan apapun, tapi saya tahu bagaimana untuk mengendalikan motor Italia,” terangnya.

“Dengan Lorenzo, saya yakin dia adalah pembalap yang cerdas. Ini hanya masalah teknis dan bagaimana dia mengendarai jenis motor berbeda dibanding sebelumnya. Dia bisa kembali jadi juara dunia,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru