oleh

Ini 4 Tari Tradisional yang Paling Terkenal di Aceh

PENANEGERI, Budaya – Indonesia adalah negara yang kaya akan kebudayaan daerah. Di tiap provinsi memiliki budaya dan khasnya masing-masing yang membuat kebudayaan di Indonesia beraneka ragam.

Keragamanan budaya itu meliputi alat musik tradisional, baju khas, rumah adat, senjata tradisional, dan juga seni tari tradisional. Tidak terhitung lagi banyaknya kekayaan budaya Indonesia.

Aceh menjadi salah satu provinsi yang sangat menjaga kebudayaan nenek moyang. Bahkan seni tari di Aceh sudah diakui dunia yaitu UNESCO.

Oleh karenanya, seni tari tradisional di Aceh sangat dibanggakan dan dijaga nilai kebudayaannya. Budaya tari ini pun dipelihara bukan hanya oleh generasi tua, tetapi juga dilanjutkan oleh generasi muda Aceh.

Kebudayaan di Aceh merupakan asimilasi antara penduduk lokal dengan budaya Islam sehingga tarian di Aceh pun beragam di setiap kawasan pesisirnya. Khasanah budaya yang sangat kaya inilah yang menambah daya tarik Aceh di mata wisatawan lokal atau mancanegara.

Dihimpun dari berbagai sumber sejarah dan kebudayaan di Aceh, berikut ragam tari tradisional paling terkenal di Aceh.

Baca Juga  Irwandi Ingatkan Perusahaan di Aceh Tamiang Tak Lalai Pajak dan CSR

Tari Saman

Siapa lagi yang tidak mengenal tarian ini? Tari Saman sering dipentaskan di acara-acara penyambutan dan acara kenegaraan sehingga kepopulerannya sudah melanglang hingga ke luar negeri.

Tari Saman ini bahkan sudah diakui oleh UNESCO sebagai khasanah budaya Aceh. Pencipta tarian ini adalah ulama Aceh bernama Syech Saman dan berasal dari Dataran Tinggi Gayo.

Dulunya tari tradisional ini adalah tarian etnis Gayo yang merupakan ras tertua di pesisir Aceh. Tari Saman ini dulunya digunakan sebagai media penyebaran agama Islam.

Gerakan tarian ini sangat energik, cepat, dan butuh kekompakan. Tarian ini biasanya diiringi oleh syair-syair dalam bahasa Aceh dan Arab.

Tari saman tidak menggunakan alat musik. Penari memanfaatkan bunyi suara yang dihasilkan dari tepukan tangan, tepukan di dada, dan paha. Gerakan tari yang harmonis ini membuat kagum siapa saja yang melihatnya.

Tari Laweut Aceh

Kata ‘laweut’ ini berarti shalawat atau pujian pada Nabi Muhammad SAW. Tarian yang berasal dari Kab. Pidie, Aceh ini biasanya ditarikan oleh 8 orang penari dengan pakaian putih dan 1 penyanyi.

Baca Juga  Getek Penyeberangan Tenggelam di Sungai Aceh Tamiang

Gerakannya mirip dengan saman hanya saja dalam tari laweut, penari melakukannya dengan berdiri. Dulunya tarian ini juga digunakan untuk menyebarkan agama Islam.

Tari Rapai Geleng

Tarian Rapai Geleng ini hampir sama dengan tari saman. Bedanya dalam rapai geleng, iringan penari menggunakan alat musik rapai, sejenis tamborin kecil. Sekarang rapai ini dikenal sebagai rebana. Tarian ini berasal dari daerah manggeng, Aceh Selatan.

Tarian ini biasanya dimainkan oleh 11 sampai 12 orang penari pria. Tingkat kesulitannya pun cukup tinggi. Gerakannya cepat dan membutuhkan kekompakan. Gerak saling silang di antara para penari menjadikan tarian ini cukup menarik untuk disaksikan.

Tari Tarek Pukat

Tarian ini cukup unik karena gerakannya menggambarkan aktivitas dari nelayan di kawasan pesisir. Dulunya masyarakat Aceh memang bermata pencaharian sebagai nelayan jadi wajar jika tarian ini terinspirasi dari sana. Tarian ini sering ada di acara resmi, penyambutan tamu atau perayaan tertentu.

Tarian yang dimainkan sekitar tujuh orang enari wanita. Musiknya menggunakan alat musik tradisional. Kostum yang dikenakan adalah busana tradisional khas Aceh dengan beberapa utas tali yang dirangkai pada saat menari.

Baca Juga  Tim Saber Pungli lakukan OTT terhadap Seorang Kasi di BPN Lhokseumawe

Gerakannya seperti menarik jala ikan. Tali yang dibawa penari itu dikaitkan, dilepas lalu dililitkan pada teman sebelahnya hingga membentuk jala.

Itulah beberapa tarian tradisional Aceh yang cukup populer di dunia dan sangat dijaga nilai budayanya.

Komentar

Berita Terbaru