oleh

Ini 7 Pernyataan Sikap Bersama Kontan Meulaboh

PENANEGERI, Aceh Barat – Komunitas Nelayan Tradisional Meulaboh (Kontan – Meulaboh), KPW SMUR Aceh Barat, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh dan Perwakilan Nelayan Aceh Barat memberikan pernyataan sikap bersama dalam konferensi pers, di warung kopi Indatu, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Rabu (3/5).

Pernyataan sikap ini terkait penangkapan 6 (enam) orang nelayan tradisional beberapa waktu lalu oleh aparat kepolisian perairan setempat.

Baca : Puluhan Nelayan Aceh Barat Jual Perahu Sebagai Wujud Solidaritas

Pantaun penanegeri.com, pernyataan sikap bersama disampaikan oleh Indra Jeumpa (Ketua Kontan Meulaboh), Maskur (Ketua KPW Smur Aceh Barat), Azhar (Perwakilan nelayan Padang Seurahet) dan Herman,SH (Koordinator LBH Banda Aceh).

Ada 7 (tujuh) poin yang disampaikan dalam pernyataan sikap bersama itu, yang pertama, “mengecam dan mengutuk penangkapan terhadap enam (6) nelayan karena mengangkangai SE Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor B.1/SJ/PL.610/I/2017 tentang upaya pendampingan penggantian alat penangkapan ikan yang dilarang beroperasi diwilayah pengelolaan perikanan selama enam bulan,” ucap Indra saat membacakan pernyataan sikap bersama.

Baca Juga  Tangkapan Ikan Menurun, Nelayan Seruway Keluhkan Maraknya Trawl

Kedua, Meminta untuk dilakukan pembinaan terlebih dahulu sebelum penangkapan. Ketiga, mendesak Kejaksaan Negeri untuk menghentikan tuntutan dengan menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3). Keempat meminta Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk segera melahirkan Qanun tentang penggunaan alat tangkap sesuai dengan karakteristik perairan di Aceh.

Kelima, meminta eksistensi dari Panglima laot sebagai lembaga adat dapat lebih diutamakan. Keenam, penangkapan terhadap 6 nelayan tradisional Aceh Barat terlalu dipaksakan karena masih dalam waktu masa tangguh atau jeda penindakan hukum terhadap kalangan nelayan, dan ketujuh, proses penangkapan menyalahi aturan atau un-prosedural, karena tidak sesuai regulasi yang baru diterbitkan.

Selain diutarakan dalam siaran pers, peryataan sikap bersama yang disampaikan juga akan dilayangkan secara resmi kepada instansi – instansi terkait supaya dapat segera ditindaklanjuti demi keberlangsungan proses pembina terhadap nelayan. [PN 0007].

Komentar

Berita Terbaru