oleh

Ini Faktor Penyebab Terjadinya Tawuran Pelajar

PENANEGERI, Sosial – Tawuran merupakan bentuk kekerasan antar geng (kelompok) sekolah yang ada dalam masyarakat urban. Tawuran ini terjadi saat kedua geng saling bersinggungan. Apalagi ada yang telah merencanakan sebelumnya.

Kasus tawuran pelajar seolah-olah jadi tradisi turun temurun, terutama di ibukota. Kalaupun tidak ada tawuran, maka perseteruan antar siswa sekolah sering terjadi. Lantas, apa saja faktor penyebab terjadinya tawuran pelajar.

Mulanya kasus tawuran antar pelajar hanya menjadi gejala sosial yang ada pada pelajar-pelajar pada kawasan perkotaan.

Namun, sekarang ini tawuran menjadi mode bagi pelajar yang jauh dari perkotaan. Gejala sosial ini  pasti bertentangan dengan nilai dan norma dalam masyarakat.

Faktor Penyebab Terjadinya Tawuran Pelajar

Tawuran antar pelajar salah satu penyimpangan yang menjadi kerusuhan dapat menghilangkan nyawa seseorang tak bisa disebut kenakalan remaja. Tetapi sudah menjadi tindakan kriminal.

Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana bisa seorang pelajar tega melakukan tindakan yang ekstrem sampai menyebabkan hilangnya nyawa pelajar lain hanya karena masalah-masalah kecil ?

Pengaruh pergaulan

Pergaulan di sekolah terdapat beberapa kelompok siswa. Ada kelompok yang rajin juga cerdas layaknya mereka yang selalu juara kelas, mereka yang selalu mengikuti berbagai perlombaan, dan anggota OSIS.

Ada sekelompok orang yang sangat cerdas namun tidak terlalu ingin untuk mengikuti kegiatan sekolah. Mereka lebih suka main game dengan laptop atau sekedar bergaul dengan teman-temannya.

Ada juga kelompok orang yang “salah pergaulan”. Mereka sering membentuk geng dan senang melanggar peraturan sekolah. Kelompok inilah yang sering mengadakan tawuran.

Walaupun demikian, ada pula orang dari kelompok itu yang ingin “tobat”. Tapi karena tidak diterima dalam kelompok yang lebih baik, maka orang tersebut kembali ke kelompok gengnya.

Sejarah hubungan antar sekolah

Pada kejadian di beberapa sekolah yang memiliki hubungan yang buruk dengan sekolah yang lainnya. Bukan guru atau kepala sekolahnya, namun para siswanya.

Mereka akan saling mempunyai sentimen negatif kepada sekolah tertentu. Sehingga ketika mereka bertemu seperti dalam sebuah perlombaan, begitu rentan terjadi tawuran.

Sama seperti tawuran antar suporter sepak bola. Terlebih lagi jika dipicu dengan yel-yel yang dapat menyinggung sekolah lain.

Tumbuhnya jiwa premanisme

Tumbuhnya mental pada sebagian siswa yang ingin tampil keren, memiliki banyak uang, namun tidak perlu kerja ini menjadi penyebab terjadinya tawuran.

Mereka akan suka memalak siswa yang lemah. Saat siswa yang dipalak ternyata merupakan anggota dari geng lain, siswa tersebut tentu akan melapor ke ketuanya sehingga akan terjadilah tawuran.

Gengsi

Perasaan gengsi sering jadi sebuah alasan mengapa seseorang ikut tawuran. Orang yang tak mau ikut tawuran dianggap sebagai penakut, lemah dan akan menjadi bulan-bulanan kelompoknya. Tawuran ini dianggap sebagai ajang eksistensi juga gagah-gagahan.

Komentar

Berita Terbaru