oleh

Ini Penjelasan BKPSDM Gayo Lues Terkait Ujian CPNS

-Aceh-1.275 views

PENANEGERI, Gayo Lues – Terkait simpang siurnya informasi hari dan tanggal ujian bagi pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah lulus administrasi, membuat Kepala BKPSDM Kabupaten Gayo Lues, Sartika Mayasari, angkat bicara.

“Sesuai arahan BKN Pusat, ujian CPNS tetap dilaksanakan tanggal 26 Oktober 2018, yang digelar serentak se Aceh. Hanya saja, untuk Formasi Gayo Lues memiliki lokasi ujian di Aceh Tenggara. Jadi, untuk ujian gelombang pertama, pelamar CPNS Aceh Tenggara terlebih dulu. Kemudian, untuk Formasi Gayo Lues, diprediksi akan dimulai pada Selasa Sore atau Rabu Pagi, dengan jadwal ujian bersifat tentatif,” papar Sartika, via selulernya, kepada Penanegeri.com, Kamis (25/10) malam.

Sartika juga mengungkapkan, saat ini dirinya berada di Kutacane-Aceh Tenggara, dalam rangka mengikuti rapat bersama pihak BKN dan BKPSDM Agara.

“Nanti jika jadwal ujiannya sudah ditetapkan, akan kami kabari secepatnya,” tutur Kepala BKPSDM Galus ini dan menambahkan, pihaknya sudah bermohon, agar ujian formasi CPNS Gayo Lues, bisa dilaksanakan pada Senin mendatang, agar pelamar memiliki banyak waktu persiapan, terlebih banyak pelamar dari luar daerah.

Baca Juga  Putri Gayo Lues, Lulusan Terbaik IPDN Jadi ASN Inspiratif Nasional 2018

Namun saat ditanyakan, apakah tidak bermasalah jika pelamar CPNS Gayo Lues mengikuti ujian tidak sesuai dengan Jadwal yang telah ditetapkan BKN Pusat, Kepala BKPSDM Gayo Lues ini menegaskan, hingga saat ini, pihak BKN sebagai penyedia sarana belum juga sampai ke Kutacane-Agara, sedangkan kedua Pemkab harus mengumumkan di tanggal 26 Oktober 2018 besok.

“Jawaban BKN harus tanggal 26 Oktober 2018 dan tetap serentak se Aceh, hanya saja Gayo Lues dapat giliran setelah gelombang Aceh Tenggara. Kemudian, Bapak Bupati dan Sekda Gayo Lues juga sudah menyampaikan ke BKN Pusat untuk tegas,” tuturnya seraya menambahkan, pihaknya tetap update berita apapun dan permasalahan ini menjadi isu nasional sama dengan teman-teman di seluruh daerah di Indonesia.

“Jadi dalam hal ini, pihak BKN Pusat harus tegas, itu harapan kami,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru