oleh

Ini Petisi AMKA Usai Melakukan Unjuk Rasa di Kantor DPRK Langsa

PENANEGERI, Langsa – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa akan mengirimkan petisi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Langsa (AMKA) ke DPR dan MPR RI.

“Ya, petisi yang telah ditandatangani bersama antara pimpinan dan anggota DPRK Langsa dengan perwakilan AMKA akan kita disampaikan kepada DPR RI dan MPR RI, pada Kamis (20/9),” sebut Ketua  DPRK Langsa, Burhansyah, dihadapan ratusan mahasiswa usai mengadakan audensi, Selasa (18/9) di ruang kerjanya.

Selain itu, DPRK Langsa juga menolak Surat Edaran Menteri Agama RI, terkait volumen Adzan, dan meminta agara pemerintah segera menghapus surat edaran tersebut.

Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) AMKA, Dedek Ardiansyah menegaskan, jika petisi AMKA ini tidak disampaikan ke DPR dan MPR RI, maka mereka akan datang lagi ke DPRK Langsa dengan jumlah yang lebih besar.

Dalam petisinya, AMKA menuntut turunkan Jokowi dan Jusuf Kalla dari tahta Kepresidenan melalui peraturan perundang-undangan yang berlaku di MPR RI. Kemudian, mendesak kementerian terkait untuk bergerak cepat dalam membenahi perekonomian bangsa. Copot Luman Hakim dari Menteri Agama RI. Selanjutnya, turunkan harga barang dan stop impor luar negeri. Meminta kepada TNI dan Polri menjaga netralitas dalam Pilpres 2019. Meminta kepada Pemerintah Kota Langsa untuk angkat bicara di media masa menolak Surat Edaran Kementerian Agama tentang volume Adzan. Serta meminta kepada pemerintah tidak menggunakan dana haji untuk pembangunan infrastruktur.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa terdiri dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Langsa, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Langsa dan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) IAIN Langsa yang terbagung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Langsa (AMKA), menggeruduk Kantor DPRK Langsa, Selasa (18/9).

Kedatangan ratusan mahasiswa ke gedung wakil rakyat itu, salah satunya meminta Jokowi – Jusuf Kalla turun dari tahta kepresidenan, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Petisi AMKA
(Penanegeri/M Rizal) : Petisi AMKA yang akan dikirm ke DPR dan MPR RI, Selasa (19/8).

Berikut petisi Aliansi Mahasiswa Kota Langsa (AMKA) ;

1. Turunkan Jokowi dan Jusuf Kalla dari tahta Kepresidenan melalui peraturan perundang-undangan yang berlaku di MPR RI.

2. Mendesak Kementerian terkait untuk bergerak cepat dalam membenahi perekonomian bangsa.

3. Copot Luman Hakim dari Menteri Agama RI.

4. Turunkan harga barang dan stop impor luar negeri.

5. Meminta kepada TNI dan Polri menjaga netralitas dalam Pilpres 2019.

6. Meminta kepada Pemerintah Kota Langsa untuk angkat bicara di media masa menolak Surat Edaran Kementerian Agama tentang volume Adzan.

7. Meminta kepada pemerintah tidak menggunakan dana haji untuk pembangunan infrastruktur.

Komentar

Berita Terbaru