oleh

Ini Tarif PSK Jaringan Prostitusi Online MRS di Aceh

PENANEGERI, Banda Aceh – Anggota Unit PPA Sat Reskrim Polresta Banda Aceh berhasil mengungkap prostitusi online di salah satu hotel kawasan Soekarno Hatta, Aceh Besar, Rabu (21/3) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria MRS (27) asal Langkat yang diduga sebagai Mucikari/germo dan tujuh terduga PSK masing-masing AYU (28), CA (24), RM (23), DS (24), RR (21), IZ (23), dan MU (23).

Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto di dampingi Kasat Reskrim AKP M Taufik dalam konferensi pers di Mapolresta setempat, Jumat (23/3) sore mengatakan, pengungkapan praktek prostitusi online ini berawal dari adanya informasi yang diterima pihaknya. Selanjutnya unit PPA Sat Reskrim diperintahkan untuk melakukan penyelidikan.

“Setelah mendapat nomor pelaku, selanjutnya petugas melakukan Undercover (penyamaran) dengan melakukan komunikasi percakapan/chatting melalui media sosial WhatsApp,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Kapolresta, pelaku pun menawarkan beberapa orang wanita dengan cara mengirimkan beberapa foto wanita yang diduga PSK. Setelah memilih, selanjutnya pelaku menentukan tarif untuk 1 (satu) orang wanita di banderol senilai Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah).

Baca Juga  Petugas Kepolisian Kembali Mengungkap Prostitusi Online di Aceh

“Saat itu petugas melakukan pemesanan sebanyak 2 (dua) orang wanita dengan tarif total sebesar Rp. 4.000.000,- (empat juta rupiah),” beber AKBP Trisno.

Setelah disepakati, sambung Kapolresta, pada hari Rabu tanggal 21 Maret sekitar pukul 23.00 WIB disepakati untuk melakukan transaksi di hotel yang berlokasi di wilayah Darul Imarah, Aceh Besar. Selanjutnya pelaku mengantar 1 (satu) orang wanita ke hotel itu dengan menggunakan sepeda motor. Setelah berada di hotel, pelaku dan petugas yang melakukan penyamaran melakukan transaksi di salah satu kamar hotel dengan memberikan sejumlah uang seperti yang telah disepakati. Selesai bertransaksi pelaku kembali sedangkan satu wanita yang dibawanya tetap berada didalam kamar.

“Saat pelaku akan kembali, anggota unit PPA langsung mengamankan pelaku berikut barang bukti dari tangannya,” terang Kapolresta.

AKBP Trisno juga mengatakan, terduga PSK yang diamankan pihaknya ini merupakan mahasiswi dan satu orang pekerja swasta.

“Dua orang akan ditahan yakni MRS dan AYU, sedangkan yang lainnya akan dibina. Menurut pengakuan MRS, ia sudah dua tahun menjalani bisnis tersebut,” tandas Kapolresta.

Baca Juga  Mucikari dan Seorang Pelaku PSK Online di Aceh di Jerat Qanun Jinayah

Kedua pelaku akan dijerat pasal 25 ayat (2) Jo pasal 6 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayah dengan hukuman cambuk.

Komentar

Berita Terbaru