oleh

Insiden di Argentina, Marquez Tak Akan Ubah Gaya Membalap

-MotoGP-16 views

PENANEGERI, Moto GP – Marc Marquez menegaskan dia “tidak akan melakukan sesuatu yang berbeda” apakah dia mengulangi balapan seperti Moto GP Argentina akhir pekan lalu di mana dia bertabrakan dengan Valentino Rossi.

Sang juara bertahan menjadi pusat kontroversi di Termas de Rio Hondo, di mana ia dikenakan penalti karena bermanuver tajam yang menyebabkan insiden dengan Rossi dan Aleix Espargaro meskipun pembalap ini tidak terjatuh seperti nama yang pertama.

Itu terjadi setelah Marquez menerima penalti setelah mengalami masalah di grid ketika motornya mengalami masalah, yang membuatnya keluar dari barisan terdepan di lap awal.

Namun, berbicara dalam konferensi pers di Sao Paulo yang diselenggarakan oleh sponsor Estrella Galicia pada akhir pekan, pembalap asal Spanyol itu bersikeras bahwa dia tidak menyesal tentang apa yang terjadi, karena dia merasa harus memaksakan diri untuk memulihkan posisi setelah mendapat penalti.

Ditanya apakah dia akan melakukan sesuatu yang berbeda untuk balapan berikutnya, Marquez menjawab, “Tidak, karena pada saat itu saya merasa memang harus melakukannya. Saya harus melakukan comeback, memberikan segalanya untuk masuk dalam persaingan,” ungkapnya seperti dilansir via Autosport, Minggu (15/4).

Baca Juga  Marc Marquez : Jika Tidak Mencoba, Lebih Baik Saya Tidur

“Saya tidak akan melakukan sesuatu yang berbeda untuk balapan selanjutnya, ini adalah sesuatu yang biasa saya lakukanl. Awalnya, motor yang saya gunakan berhenti, tapi itu bukan salah saya. Semuanya dimulai dari sana. Dan tentang insiden itu, semuanya bisa terjadi pada banyak pembalap,” lanjut Marquez.

“Itu juga pernah terjadi pada (Johann) Zarco dan (Dani) Pedrosa di sudut yang sama dan Dani terluka setelahnya. Di sana kami tidak mendapat penalti apa pun. Yang penting bagi setiap pembalap adalah belajar dan tahu kapan Anda melakukan kesalahan. Saya melakukan itu, tetapi saya dihukum karena apa yang terjadi,” terang Pembalap pemilik No 93 itu.

“Kami adalah pembalap, dan hal-hal semacam ini pasti terjadi. Misalnya saudara saya (Alex, pembalap Moto2), pada hari Minggu dipaksa keluar dari lintasan. Ini balapan dan hal semacam ini bisa terjadi kapan saja. Setiap pembalap memiliki masalah selama karirnya. Setiap pembalap harus meminta maaf jika salah dan merugikan yang lainnya, dan itulah yang saya lakukan pekan lalu,” tandasnya.

Baca Juga  Sempat Tergelincir di Valencia, Ini Penjelasan Marc Marquez

Penalti 30 detik untuk Marquez membuatnya menyelesaikan balapan Argentina di titik terluar dan sekarang yang menjadi pemuncak klasemen berkat kemenangan di Termas de Rio Hondo adalah Cal Crutchlow dengan mengumpulkan 18 poin.

Komentar

Berita Terbaru