oleh

ISIS Hadapi Kekalahan Total di Raqqa

PENANEGERI, Desk Internasional – Kelompok milsi ISIL/ISIS menghadapi kekalahan total di Raqqa, Suriah yang akan segera terjadi, demikian kata YPG dari Suriah.

ISIL kini sedang berada di ambang kekalahan total di wilayah Raqqa Suriah dan kota tersebut akhirnya dapat dibersihkan dari kelompok milisi pada hari Sabtu (15/10), kata pejuang YPG Kurdi Suriah.

“Pertarungan terus berlanjut di kota Raqqa, Daesh (Negara Islam Irak dan Levant) sudah hampir selesai. Hari ini atau besok kota dapat dibebaskan,” juru bicara YPG Nouri Mahmoud mengatakan kepada kantor berita Reuters melalui telepon.

Pejuang YPG mendominasi Pasukan Demokratik Suriah yang didukung AS (SDF), sebuah aliansi milisi Arab dan Kurdi yang telah berjuang sejak Juni untuk mengalahkan ISIL di Raqqa, yang berfungsi sebagai ibukota de facto kelompok tersebut di Suriah.

Kantor Berita Al Jazeera, melaporkan pada hari Sabtu (14/10) bahwa hanya sekitar tujuh persen kota Raqqa yang masih dibawah kendali ISIL/ISIS.

Sebuah kelompok aktivis Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan di halaman Facebooknya pada hari Sabtu bahwa puluhan bus memasuki kota Raqqa dalam semalam, setelah melakukan perjalanan dari pedesaan Raqqa utara.

Baca Juga  SDF Sedang Berusaha Bebaskan Kota Raqqa dari Kelompok ISIS

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan bahwa milisi kelompok ISIL/ISIS Syria dan keluarga mereka telah meninggalkan kota, dan bus telah tiba untuk mengevakuasi milisi asing dan keluarga mereka yang masih tersisa. Tidak dijelaskan mereka  akan dibawa ke mana.

Observatorium mengatakan evakuasi berlangsung sesuai kesepakatan yang dicapai antara SDF dan koalisi pimpinan AS di satu sisi, dan kelompok ISIL/ISIS di sisi lain.

Selama lebih dari enam tahun perang Suriah, kedatangan bus di zona konflik sering menandakan adanya evakuasi milisi dan warga sipil.

Seorang juru bicara koalisi pimpinan AS Kolonel Ryan Dillon yang melawan ISIL/ISIS mengatakan kepada Kantor Berita Reuters pada hari Sabtu (14/10) bahwa ada sekitar 100 milisi ISIL/ISIS yang menyerah di Raqqa dalam 24 jam terakhir dan telah “dikeluarkan dari kota”.

“Kami masih memperkirakan akan terjadi pertempuran sengit dan tidak akan menentukan waktu untuk kapan (ISIL) akan benar-benar dikalahkan di Raqqa,” kata Kolonel Ryan Dillon dalam sebuah pernyataan email.

Baca Juga  Pengungsi Lari dari Raqqa Terancam Bahaya Maut

Pada bulan Agustus, para milisi ISIL sepakat untuk dievakuasi dari daerah perbatasan Lebanon-Syria, pertama kalinya para milisi mengumumkan secara terbuka sebuah evakuasi paksa dari wilayah yang mereka tempati di Suriah.

Warga sipil telah melakukan perjalanan yang berbahaya untuk melarikan diri dari area yang dilalui ISIL/ISIS saat pasukan SDF maju. SDF mengatakan bahwa evakuasi membantu mengangkut penduduk sipil menghindari dari pertempuran. (*)

Komentar

Berita Terbaru