oleh

JaDI Minta KIP Langsa Fokus Benahi Data Pemilih

-Aceh-162 views

PENANEGERI, Langsa – Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) meminta kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Langsa untuk fokus dan serius membenahi data pemilih yang sudah ada.

Permintaan tersebut disampaikan, Koordinator Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Langsa, Marida Fitriani, MP kepada Penanegeri.com, Selasa (23/10).

Ia menegaskan, jangan sampai data pemilih yang sudah ditetapkan beberapa waktu yang lalu nantinya berkurang diakibatkan kelalaian dan ketidak profesionalannya pihak KIP dalam hal ini komisioner maupun sekretariat yang membidangi hal tersebut.

Menurutnya, mengenai pemungutan dan penghitungan suara pada penyelenggaraan Pemilu tidak terlepas dari bahasan data pemilih, karena terselenggara setelah sebelumnya pemilih terdaftar, dikelompokkan dalam tempat pemungutan suara (TPS) dan disiapkan surat suara sesuai dengan kebutuhan.

Karenanya, kepada KIP agar data pemilih yang sudah ada jangan sampai berkurang,maka perlu dilakukan terus pembenahan dan fokus terhadap data pemilih dimaksud.

“Selain itu, diminta KIP agar dapat melibatkan stakeholder terkait agar pendataan pemilih ini nantinya tidak menuai gugatan di kemudian hari,” ucapnya.

Baca Juga  KIP Langsa Gelar Launching Kampanye dan Deklarasi Damai Pemilu 2019

Kemudian, KIP juga harus memberikan kejelasan terkait pemilih-pemilih yang berada pada tempat-tempat yang mengalami relokasi jangan sampai nantinya data  tersebut dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Sambung mantan Komisioner KIP Langsa ini, dengan adanya data pemilih yang telah ditetapkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) awal, jangan sampai nantinya terdapat perbedaan pada saat pengecekan Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) ini menunjukkan bahwa data itu tidak dapat di pertanggung jawabkan. Hal ini jelas menggambarkan adanya kelemahan dan perlu di tindak lanjuti.

Oleh sebab itu, JaDI Kota Langsa akan terus memantau apakah terhadap hal-hal terkait DPT atau proses penyelenggaraan Pemilu sehingga prosesnya terlaksana dengan baik.

“Dalam waktu dekat ini JaDI akan mendatangi KIP untuk berkordinasi serta memberi masukan demi menghasilkan data pemilih pemilu 2019 yang lebih akurat,” tutup mantan aktivis ini.

Komentar

Berita Terbaru