oleh

Janjikan Masuk PNS, Oknum BPN Aceh Timur Tipu Warga Ratusan Juta Rupiah

PENANEGERI, Langsa – Sat Reskrim Polres Langsa berhasil mengamankan oknum PNS Kantor BPN Aceh Timur, VNS (33), warga Gedubang Jawa, Kecamatan Langsa Baroe, karena diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan terhadap sejumlah warga dengan menjanjikan masuk PNS dan harus menyetor uang hingga ratusan juta rupiah.

Demikian disampaikan, Kapolres Langsa, AKBP Satya Yudha Prakasa, SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Agung Wijaya Kusuma, SIK, kepada Penanageri.com, Rabu (16/5).

Ia menjelaskan, oknum PNS BPN Aceh Timur itu diamankan Polisi, pada Selasa (15/5), sekitar pukul 20.00 WIB, di Mapolres Langsa. “Setelah kita panggil dan periksa berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/54/IV/Res.1.11./2018/Aceh/Res Langsa, tanggal 11 April 2018, pelaku saat itu juga kita amankan,” sebut Iptu Agung.

Kasat Reskrim menyebutkan, pelaku diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan, pada Juli Tahun 2017, dengan cara berjanji kepada korban akan mengurus tes untuk CPNS pada BPN Aceh di Tahun 2017 melalui jalur sisipan dengan syarat melakukan pembayaran untuk pengurusan tersebut.

Baca Juga  Ombudsman RI Observasi Limbah Cair Blok A

“Namun, hingga saat ini korban tak kunjung masuk PNS. Sehingga, pelaku dilaporkan korban ke Polisi,” ujarnya.

Saat mengamankan tersangka, kata Kasat Reskrim, petugas turut menyita sejumlah barang bukti yakni 1 unit HP Merk Oppo Type F3 ,1 lembar Fotocopy bukti pengiriman uang sejumlah Rp 9.500.000 dari Bank BNI atas nama Msr ke rekening Bank Aceh atas nama pelaku tanggal 18 Juli 2017.

Kemudian, 1 lembar slip pengiriman (asli) sejumlah Rp 50.000.000 dari Bank Muamalat atas nama berinisial Msr ke rekening Bank Aceh atas nama pelaku tanggal 19 Juli 2017. Satu lembar slip pengiriman (asli) sebesar Rp 15.500.000 dari Bank BNI atas nama Msr ke rekening Bank Aceh atas nama pelaku, tanggal 19 Juli 2017.

Lalu, satu lembar slip pengiriman (asli) sebesar Rp 15.000.000 dari Bank BNI atas nama Msr ke rekening Bank Aceh atas nama pelaku tanggal 27 Juli 2017. Satu lembar slip pengiriman via ATM Bank BNI (asli) sebesar Rp 10.000.000 dari Bank BNI atas nama Msr ke rekening Bank Aceh atas nama pelaku tanggal 18 Januari 2018 dan satu lembar slip pengiriman via ATM Bank BNI (asli) Rp 10.000.000 dari Bank BNI atas nama Mansurman ke rekening Bank Aceh atas nama pelaku tanggal 19 Januari 2018.

Baca Juga  Api Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Telah Padam

Sambung Kasat lagi, akibat penipuan dan penggelapan yang dilakukan pelaku, maka korban Msr mengalami kerugian sebesar Rp 110.000.000 dan korban IZL mengalami kerugian sebesar Rp 115.000.000 serta korban PS mengalami kerugian sebesar Rp 250.000.000.

“Adapun total kerugian yang dialami oleh ketiga korban sebesar Rp 475.000.000 dan saat ini pelaku berikut barang bukti diamankan di Polres Langsa guna dilakukan proses lebih lanjut,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru