oleh

Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo Ingatkan TNI dan Polri harus Netral dalam Pilkada

PENANEGERI, Sumatera Utara – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengingatkan agar TNI dan Polri untuk bersikap netral pada Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan pada Rabu mendatang (27/6).

Hal itu diungkapkan oleh mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo saat menghadiri halal bihalal akbar bersama Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Tengku Zulkarnain di Lapangan Merdeka, Medan, Sabtu (23/6).

Dalam bagian pidatonya, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengingatkan TNI dan Polri untuk bersikap netral.

“Di kesempatan ini, saya menjadi orang yang lebih tua di TNI, mengingatkan TNI dan kepolisian harus netral,” ujar Gatot Nurmantyo.

Dirinya menambahkan, “Jika ada pimpinan TNI di wilayah ini, yang bersikap tidak netral, maka dia adalah pengkhianat, dia adalah pelacur politik, dan pemimpin yang seperti ini suatu saat akan rela mengorbankan nyawa anak buahnya untuk kepentingan pribadi,” ujar Gatot.

Gatot juga mengingatkan akan sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sumpah yang pertama setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila, karena TNI adalah anak kandung rakyat maka TNI harus netral sehingga jika ada perselisihan, maka TNI menjadi penengah, semoga ucapan saya ini di dengar oleh seluruh anggota TNI,” ucapnya.

Baca Juga  Gugatan Paslon Gubernur Aceh Ditolak MK

Dirinya juga menambahkan,“Jangan ikuti pemimpin yang menjual TNI, jangan ikuti pemimpin yang pelacur politik, karena pemimpin seperti itu akan menjual nyawa anak buahnya untuk kepentingan pribadi,” tegasnya lagi.

Video pidato lengkap Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo ini juga sudah tayang di beberapa kanal Youtube. (*)

 

Komentar

Berita Terbaru