oleh

Kadis SI Langsa: Judi Online Marak, Diduga Banyak Pihak yang Berkepentingan

-Aceh-29 views

PENANEGERI, Langsa – Maraknya judi onlie di Kota Langsa karena diduga banyak pihak yang bermain dan berkepentingan.

“Banyak pihak yang berkepentingan agar praktek judi online dapat tumbuh subur di Kota Langsa,” sebut Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif, MM, kepada Penanegeri.com, Rabu (20/6).

Ibrahim menjelaskan, dugaan banyaknya pihak yang bermain, saat pihaknya bersama Polisi Wilayatul Hisbah (WH) yang diback up oleh Polisi Polres Langsa, pada Selasa (19/6) malam melakukan razia terhadap warnet-warnet dan ternyata pada umumnya banyak yang tutup dan hanya beberapa warnet yang masih buka.

“Ini pertanda ada pihak yang membocorkan alias ada yang main mata. Padahal razia yang kita lakukan bersifat rahasia sekali. Dimana, petugas memakai baju preman dan razia kita lakukan jam 22.00 WIB saat ramai ramainya pengunjung, tapi kok banyak warnet yang tutup,” pungkasnya.

Sementara itu, saat razia tersebut, pihaknya berhasil mengamankan seorang tersangka pelaku judi online yakni Hendra (34) warga Gampong Jawa Kecamatan Langsa Kota.

Sambung Ibrahim, penangkapan itu berawal saat satu regu anggota WH melakukan razia pemberantasan judi online yang di backup oleh Polres Langsa dan saat berada di Jalan Lilawangsa tepatnya di Warnet Makronet, tim melakukan pemeriksaan dan didapati seorang pemain lagi asik bermain judi online.

Melihat itu, tim langsung mengamankan tersangka dan saat diintograsi dirinya (tersangka) mengakui bahwa ID judi online itu dibeli pada salah satu Warnet di Jalan Sudirman. Atas informasi itu, tim pun langsung bergerak menuju Warnet dimaksud dan sesampainya disana sudah tutup.

“Kini pelaku telah diamankan di Kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa, kalau nanti cukup bukti, pelaku akan kita serahkan kepada penyidik Polres Langsa untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ibrahim Latif, berharap kepada semua pihak untuk tidak mendukung praktik judi online alias tidak bermain mata,dan kepada pemerintah gampong (Geuchik) untuk bersama- sama memberantas praktik judi online. Kemudian, kepada pimpinan Ormas, tokoh-tokoh masyarakat dan masyarakat pada umumnya untuk sama sama kita razia Warnet guna memberantas praktik judi online di Kota Langsa.

“Bagi pihak Warnet yang membandel menyediakan fasilitas judi online, maka diminta kepada Pemko Langsa segera mencabut izin usahanya dan menutup usaha warnet tersebut. Walikota Langsa Tgk Usman Abdullah telah memerintahkan Dinas Syariat Islam untuk berkoordinasi dengan kantor KP2T dan Satpol PP untuk menertibkan semua usaha Warnet di Kota Langsa,” tutupnya.

Komentar

Berita Terbaru