oleh

Kadisdukcapil Bireuen Pansiun, KK dan Akta Warga Menumpuk

PENANEGERI, Bireuen – Akibat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Bireuen yang dijabat  Drs M. Jafar Madjid telah memasuki masa pansiun sejak September lalu, Kartu Keluarga (KK), dan Akta kelahiran warga menumpuk.

Informasi diperoleh Penanegeri.com, Jumat (7/9) sekitar 100 lembar Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran milik warga dilaporkan tertunda percetakan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bireuen.

“Hingga hari ini percetakan Akta kelahiran maupun KK masih tertunda, sebab jabatan kepala dinas Disdukcapil Bireuen sudah kosong,” sebut sejumlah petugas loket penerimaan berkas di kantor Disdukcapil.

Menurut informasi lainnya, bila Akta dan KK dipaksakan untuk dicetak, maka hanya boleh ditandatangani oleh Bupati atau Sekda, karena sejauh ini Bupati Bireuen belum menunjuk Plh di dinas.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Bireuen Syahniar S.Sos membenarkan sudah 5 hari, sejak 1 September Kepala Dinas Disdukcapil telah memasuki masa pensiun, maka KK dan Akta mengalami tunda cetak.

“Tapi kalau pelayanannya tidak terganggu, baik untuk membuat KK maupun Akta tetap kami layani, namun  untuk proses cetaknya ditunda karena tidak ada yang teken,” ujar Syahniar.

Penundaan percetakan ini, kata Syahniar akibat jabatan Kadis Disdukcapil Bireuen sedang kosong. Sementara pelaksana tugas yang lain pun belum ditunjuk oleh bupati.

“Sementara saya  selaku sekretaris tidak bisa menandatangani KK maupun Akta, kalau aturannya Akta pencatatan sipil harus diteken oleh kepala dinas,” sebutnya.

Amatan Penanegeri.com di kantor Disdukcapil Bireuen pelayanan masih tetap berjalan normal. Sedangkan warga masyarakat yang ingin membuat Akta maupun KK harus menunggu adanya pelaksana tugas.

Komentar

Berita Terbaru