oleh

KAMMI Aceh Sebut ZIKIR Gagal Penuhi Janji Kepada Rakyatnya

PENANEGERI, Banda Aceh – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh menggelar aksi unjuk rasa menuntut janji-janji pada saat pemilu oleh pasangan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf (ZIKIR), di Kantor Gubernur Aceh, Senin (22/5).

Aksi yang dilakukan ini terkait nilai raport merah terhadap realiasasi 21 janji yang diutarakan pasangan ZIKIR pada saat kampanye Tahun 2012 lalu, antara lain seperti mewujudkan Pemerintahan Aceh yang bermartabat dan yang amanah, Komitmen menjaga perdamaian Aceh sejalan dengan MoU Helsinki, menjadikan Aceh layaknya Brunai Darussalam dan Singapura, mendatangkan dokter spesialis dari luar negeri, memberangkatan jama’ah haji dengan menggunakan kapal pesiar, Pendidikan gratis dari SD sampai dengan perguruan tinggi, memberantas kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran, serta memberikan Rp. 1.000.000 per KK/bulan dari hasil dana minyak dan gas (migas).

Baca : Gadjah Puteh : Alam Peudeng Simbol Kejayaan Aceh 

KAMMI menilai pemerintahan ZIKIR telah gagal dalam menepati janji-janji politik yang pernah dijanjikan kepada rakyat Aceh. Berdasarkan hasil rata-rata persentase realisasi yang hanya mencapai 37,85% terhitung sejak memimpin Aceh pada 25 Juni 2012 silam.

Baca Juga  Polres Pidie, Bubarkan Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Gampong Tengku Dilaweung

“Sejak memimpin Aceh hingga sekarang pemerintahan ZIKIR dianggap gagal dalam menepati 21 janji politik yang pernah dijanjikan kepada rakyat Aceh, janji tetaplah janji dan wajib ditepati,” ucap Tuanku Muhammad dalam orasinya.

Dalam pernyataan sikapnya yang ditanda tangani oleh Ketua Umum PW KAMMI Aceh, Tuanku Muhammad, S.Pd.I dan sekretaris jendral Muhammad Rona Fajri, S.Pd.I, meminta pasangan ZIKIR untuk meminta maaf kepada seluruh rakyat Aceh atas kegagalan dalam merealisasikan janji politik yang pernah dijanjikan.

Demo tersebut juga diwarnai aksi pelemparan telur ke lantai sebanyak 21 butir yang mengisyaratkan bahwa janji-janji yang pernah diutarakan telah busuk seperti telur busuk yang dipecahkan serta penyerahan raport penyelenggaraan pemerintahan kepada Humas Sekda Provinsi Aceh. [PN 0007].

Komentar

Berita Terbaru