oleh

Kapal Induk Liaoning Tiba di Hong Kong

PENANEGERI, Desk Internasional- Kapal Induk Pertama China, Liaoning yang megah tiba di perairan Hong Kong pada hari Jumat (7/7), dengan didampingi oleh dua kapal perusak (Destroyer), sebuah kapal frigat (frigate)  pelacak dan dua kapal korvet (Corvette) Angkatan Laut China.

Ini adalah pelayaran pertama Kapal Induk Liaoning yang memiliki landasan pacu pesawat berbentuk Ski Jump itu, di luar daratan China.

Pelayaran ke Hong Kong ini adalah bagian dari acara yang menandai ulang tahun ke 20 serah terima Hong Kong dari Inggris kembali ke pangkuan China.

Kapal induk pertama China Liaoning ini tiba di perairan selatan Hong Kong pada hari Jumat pagi (7/7) bersama armada kapal empat kapal, memberikan kesan kekuatan Angkatan Laut China.

Kunjungan perdana kapal Liaoning ke Hong Kong ini terjadi kurang dari seminggu setelah presiden China, Xi Jinping, mengunjungi kota Hong Kong tersebut.

Pemimpin Hong Kong, (Chief Executive of Hong Kong) Carrie Lam, menyambut baik armada kapal perang tersebut di pangkalan angkatan laut utama kota Hong Kong, dengan mengatakan bahwa dia berharap kunjungan tersebut akan menanamkan rasa patriotisme di kalangan masyarakat yang semakin terpecah.

“Saya yakin ini bisa membiarkan warga negara mengalami perkembangan militer negara, terutama perkembangan angkatan laut,” kata Lam, seperti dirilis South China Morning Post, Jumat (7/7).

“Ini akan sangat meningkatkan pemahaman dan pengakuan warga negara Hong Kong terhadap negara ini,” tambahnya.

Iklim politik Hong Kong telah semakin tegang dalam beberapa tahun terakhir dengan meningkatnya seruan untuk menentukan nasib sendiri dan bahkan kemerdekaan.

Pada tahun 2014, Beijing mengatakan akan mengizinkan Hong Kong untuk memilih pemimpinnya secara langsung, namun hanya dari daftar kandidat yang telah disetujui sebelumnya. Hal itu menyebabkan demonstrasi massa – yang dikenal sebagai gerakan payung (umbrella movement) – yang menuntut hak pilih universal.

Kehadiran Kapal Induk Liaoning yang megah ini menjadi indikasi unjuk kekuatan oleh Beijing, namun banyak orang di Hong Kong juga mengantri tiket gratis untuk mengunjungi kapal tersebut.

Kapal Induk Liaoning yang didampingi tiga kapal perang China ini dan akan berlabuh di dekat pulau Tsing Yi Hong Kong, China selama lima hari.

Kapal Induk Liaoning berkapasitas 60.000 ton ini berlabuh dekat  Pulau Tsing Yi dan akan tetap berada di pelabuhan sampai Selasa depan.

Departemen Penerbangan Sipil  Hong Kong telah meberlakukan zona terbang sementara yang dibatasi di perairan Tsing Yi dari jam 7:00 pagi hari ini sampai pukul 10.30 pagi pada tanggal 11 Juli.

Warga Hong Kong yang mendapat tiket pada hari Senin akan naik pada waktu yang ditentukan besok atau Minggu untuk satu jam tur, namun pengunjung dilarang memotret atau video di kapal.

Mereka yang memiliki tiket untuk mengunjungi Pangkalan Angkatan Laut Stonecutters besok atau Minggu akan dapat melihat tiga kapal lainnya, dua kapal perusak rudal dan sebuah pesawat tempur rudal, yang menyertai kapal induk tersebut.

Kunjungan Kapal Induk Liaoning yang megah ini merupakan salah satu kegiatan dalam perayaan ulang tahun ke-20 Hong Kong.(*)

 

 

Komentar

Berita Terbaru