oleh

Kapolda Aceh Perintahkan Proses Pelaku Pengrusakan Polsek Bendahara

-Aceh-804 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Terkait pengrusakan dan pembakaran Mapolsek Bendahara beberapa hari yang lalu, Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs. Rio S. Djambak, memerintahkan kepada tim khusus untuk segera memproses dan menindak tegas para pelaku pengrusakan dan pembakaran Mapolsek Bendahara.

“Hingga kini tim masih bekerja dan mencari tahu siapa saja yang terlibat dalam insiden pengrusakan dan pembakaran Mapolsek Bendahara itu, siapa saja pelakunya, provokator dan lain sebagainya,” sebut Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs. Rio S. Djambak melalui Kabid Humas, Kombes Pol Misbahul Munauwar kepada Penanengeri.com, Sabtu (27/10).

Kabid Humas mengimbau kepada masyarakat, agar setiap permasalahan tidak diselesaikan dengan cara main hakim sendiri serta tidak terprovokasi oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab yang menginginkan situasi yang tidak kondusif di provinsi Aceh pada umumnya dan di kabupaten Aceh Tamiang khususnya.

“Jika ada permasalahan, lakukan musyawarah, jangan main hakim sendiri. Seperti pengrusakan dan pembakaran Mapolsek ini adalah merupakan bentuk tindak kriminal, merusak aset milik negara, karena Polsek itu merupakan tempat pengaduan dan tempat melayani  masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga  Kapolda Aceh Pimpin Peledakan KIA di Kuala Langsa

Kapolda Aceh, lanjut Kabid Humas, bersama rombongan pejabat utama beberapa hari yang lalu sudah mengunjungi rumah duka AY untuk meminta maaf serta menyerahkan santunan kepada pihak keluarga korban. Kunjungan itu didampingi unsur Forkopimda Aceh Tamiang yang kemudian melakukan pengecekan ke Mapolsek Bendahara yang telah dirusak dan dibakar.

“Kemarin saat kunjungan, pertemuan Kapolda dengan unsur Forkopimda Aceh Tamiang juga membahas rencana akan merenovasi ulang Mapolsek. Mapolsek itu memang sebelumnya sedang direnovasi dengan menggunakan dana hibah APBK Aceh Tamiang,” tandas Kombes Pol Misbahul Munauwar.

Diberitakan sebelumnya, Mapolsek Bendahara dirusak dan dibakar ratusan masyarakat. Hal itu dipicu setelah mengetahui bahwa AY, terduga pengedar narkoba yang ditangkap personel Polsek Bendahara meninggal dunia. Diduga, AY tewas karena dianiaya oleh sejumlah personel Polsek.

Beberapa saat pasca insiden tersebut. Kapolda Aceh langsung memberhentikan Ipda IW dari jabatannya sebagai Kapolsek Bendahara. Kini, Kapolsek Bendahara dijabat AKP Sumasdiono setelah dilantik, Rabu (24/10) kemarin di Lapangan Parama Satwika Polres Aceh Tamiang yang dipimpin langsung Kapolres, AKBP Zulhir Destrian.

Komentar

Berita Terbaru