oleh

Kapolres Kediri Ikut Diperiksa Propam Mabes Terkait OTT Pungli SIM

PENANEGERI, Jakarta – Kasus pungutan liar di Satpas Polres Kediri, Jawa Timur, saat ini masih ditangani Divisi Propam Mabes Polri. Kapolres Kediri AKBP ER turut diperiksa Divisi Propam Mabes Polri di Jakarta.

“Pasti (AKBP ER diperiksa). Di Mabes,” jawab Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera, hari Senin (20/8/2018).

Menyikapi adanya OTT di wilayah hukum Jawa timur, Barung menuturkan sikap Polda Jawa Timur mendukung apa yang dilakukan Mabes Polri.

“Mabes itu kita dukung, dong,” ujar Kombes Frans Barung.

Dari data yang dihimpun, penangkapan ini berawal ditemukan pungli di Satpas Polres Kediri, Sabtu (18/8). Diketahui, ada penarikan biaya penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Biaya penarikannya beragam, mulai Rp 500 ribu hingga Rp 650 ribu.

Dari hasil tersebut, setiap hari uang Rp 300 ribu disetorkan kepada pegawai ASN berinisial AN.

Lalu uang tersebut dikumpulkan AN kepada oknum personel Polres Kediri berinisial Bripka IK. Selanjutnya, Bripka IK mengumpulkan uang dan diduga didistribusikan setiap minggunya ke kapolres sebesar Rp 40-50 juta.

Tak hanya kapolres, uang itu juga diduga disetor kepada kasat lantas sekitar Rp 10-15 juta. Lalu, untuk Baur SIM dan KRI, mereka diduga memperoleh setoran Rp 2-3 juta setiap minggunya. (*/dtc)

Simak Videonya dalam kanal Youtube :

Komentar

Berita Terbaru