oleh

Karyawati Bank Tewas Diduga Bunuh Diri Loncat dari Lantai 10

PENANEGERI, Jakarta – Seorang wanita yang berprofesi sebagai karyawati sebuah bank, bernama Meritha Vridhawati (26) tewas seketika akibat jatuh  dari lantai 10 Apartemen Cosmo Park, Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Wanita karyawati itu tewas diduga bunuh diri meloncat dari lantai sepuluh Thamrin City jalan Bolevar, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (8/1).

Meritha Vridawati (26) ditemukan tewas di selokan samping Bank Papua depan Thamrin City, Jalan Boulevard, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (8/1) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kepala Humas Polres Jakarta Pusat Komisaris Polisi Suyatno menerangkan, Meritha ditemukan tewas oleh dua orang saksi mata yang mendengar teriakan seorang perempuan dan benturan keras dari lantai 10 Apartemen Cosmo Park, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Saksi mendengar teriakan dan melihat benda terjatuh, serta suara benturan dari arah lantai 10 Apartemen Cosmo Park tepatnya di depan Bank Papua,” ujar Kompol Suyatno, Senin (8/1).

Menurut keterangan dua orang saksi, ucap Suyatno, Merita ditemukan dalam posisi terletak di selokan atau got samping Bank Papua. Meritha sudah tak lagi bernyawa. Kompol Suyatno mengatakan, hasil penyelidikan sementara, Meritha diduga bunuh diri.

Baca Juga  Bapak dan Anak Tewas di Rumah Diduga Akibat Sakit Jiwa dan Kelaparan

“Diduga loncat atau bunuh diri,” ujar Kompol Suyatno.

Petugas yang datang segera melakukan olah TKP kemudian mengirim jasad wanita itu ke rumah sakit RSCM.

Para saksi juga dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Meritha Vridhawati (26) diketahui berasal dari Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kondisi terakhir saat tewas, Meritha mengalami patah tangan kanan, muka dan hidung berdarah, serta memar akibat benturan di tubuh.

Polisi telah mengamankan beberapa barang bukti dari tempat kejadian perkara, yakni dompet warna coklat berisi KTP, kartu ATM, Kartu Indonesia Sehat, SIM C atas nama Korban, HP iPhone, kalung warna putih, cincin, STNK motor AB 2851 NN, dan kunci sepeda motor merek honda.

“Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum. Kasusnya ditangani oleh Polsek Metro Tanah Abang,” ujar Kompol Suyatno. (*)

Komentar

Berita Terbaru