oleh

Kemendagri Percepat Proses Pendataan Penduduk dan E-KTP

PENANEGERI,Jakarta – Kementerian Dalam Negeri terus mempercepat proses pendataan penduduk di Indonesia, meski pemerintah kesulitan memroses data masyarakat yang belum merekam data Kartu Tanda Penduduk Elektronik e-KTP.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mempercepat proses pendataan penduduk di Indonesia. Adanya kesulitan pemerintah dalam proses pendataan masyarakat yang belum merekam data Kartu Tanda Penduduk Elektronik e-KTP, Kemendagri akan memastikan para penduduk yang masih tinggal sesuai dengan data terakhir yang dimiliki pemerintah.

Kesulitan tersebut disebabkan ada sebagian masyarakat yang belum merekam data.

Mendagri Tjahjo mengatakan, problem tersebut ada di kemauan masyarakat. Maka dari itu Kemendagri terus mendorong masyarakat yang belum merekam data KTP el untuk segera merekam.

“Target kami 7,8 juta di tahun ini dari 254 juta sekian, yang dewasa sudah terdata nomor induk tunggal,” kata Mendagri Tjahjo, belum lama ini.

Distribusi blanko KTP elektronik (KTP-el) ditargetkan selesai pada Oktober 2017. Sebanyak 7,8 juta keping blanko bertahap mulai disebar ke sejumlah daerah yang membutuhkan. Mendagri mengatakan pencetakan blanko KTP el akan dilakukan bertahap.

Baca Juga  KTP Elektronik Ditargetkan selesai November 2017

“Hanya saja pencetakan ini dilakukan bertahap. Nanti dari 7,8 juta, akan disiapkan 4,8 juta untuk masyarakat yang sudah merekam, sisanya untuk cadangan keperluan lain,” ujar Mendagri Tjahjo.

Cadangan blanko KTP-el tersebut untuk penduduk yang memiliki KTP-el yang rusak atau mereka yang ingin mengganti statusnya serta pindah alamat. Begitu juga bagi masyarakat yang baru saja menginjak usia wajib KTP. (*)

Komentar

Berita Terbaru