oleh

Ketua FPI Aceh : Polisi Harus Usut Tuntas Kasus Bakar Bendera Tauhid

PENANEGERI, Lhokseumawe – Ketua Front Pembela Islam (FPI) Aceh, Tgk Muslim At Thahiry meminta pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus pembakaran bendera tauhid dilakukan oleh anggota Gerakan Pemuda Ansor di Garut, beberapa waktu lalu.

Tgk Muslim At Thahiry menyatakan peristiwa pembakaran bendera tauhid telah melukai hati umat Islam. Menurutnya, bukan perihal sehelai kain yang dibakar, tetapi kalimat yang tertulis disitu adalah kalimat Allah yang suci.

“Untuk itu kepada pihak berwajib kita minta segera memproses secara hukum oknum banser yang telah melakukan perbuatan keji tersebut,” ucap Tgk Muslim At Thahiry dalam aksi bela tauhid di depan Masjid Islamic Center Lhokseumawe, Kamis (1/11).

Lebih lanjut Ketua FPI Aceh menjelaskan, bahwa umat Islam tidak akan terima dengan hal ini, karena kalimat tersebut adalah kalimat yang sangat mahal dan mulia maka diharapkan hal serupa jangan terjadi lagi.

Sementara itu, terkait pembakaran bendera tauhid, Polda Jabar telah menetapkan dua orang tersangka oknum Banser yakni M (30) dan F (25). Polisi menjerat kedua oknum tersebut dengan Pasal 174 KUHP terkait sangkaan terhadap pembuat gaduh rapat umum, dengan ancaman hukuman paling lama tiga minggu dan denda Rp 900.

Komentar

Berita Terbaru