oleh

Kevin Magnussen Yakin Vandoorne Tak Berada di Tempat Menyenangkan

PENANEGERI, Formula 1 – Kevin Magnussen yakin Stoffel Vandoorne tidak “berada di tempat yang menyenangkan” saat pembalap asal Belgia itu berjuang tampil baik di musim pertamanya di F1 bersama tim McLaren.

Ekspektasi tinggi untuk Vandoorne memasuki tahun 2017 terjadi setelah dia dipercaya ampu menggantikan peran Jenson Button di tim berbasis Woking.

Sebagai korban dari keandalan dan performa Honda yang suram sejak awal, Vandoorne kecewa namun dalam hal performa relatif dibandingkan dengan rekan setimnya Fernando Alonso.

Sebuah penurunan bagi McLaren juga terlihat ebrdampak pad agaya mengemudi mengemudi pembalap berusia 25 tahun yang diwarisi dari kategori junior namun tampaknya tidak memadai untuk F1.

Kevin Magnussen yang juga anggota program junior McLaren, sebelum berlomba untuk tim bersama Button dalam musim penuh F1 pertamanya, bingung dengan perjuangan Vandoorne.

“Saya tidak tahu mengapa dia berjuang. Dia jelas tidak berada di tempat terbaik karena ia tidak akan berada setengah detik dari Fernando, saya sedikit terkejut , tapi dia bisa sangat baik,” ujar Magnussen dikutip crash.net, Selasa (20/6).

Baca Juga  Magnussen : Tim Haas Lebih Sehat Dibandingkan Mc Laren dan Renault

Menurutnya, ini bisa sedikit berhubungan dengan kepribadian. Van juga memiliki kesempatan yang sangat baik karena dia melawan seseorang yang dipandang sebagai salah satu yang terbaik di Formula 1.

“Dia memiliki kesempatan untuk benar-benar menunjukkan diri, saya tahu dia adalah seorang pembalap yang sangat bagus dan saya tahu dia bisa melakukannya, tapi dia sedang berjuang dengan alasan yang berbeda dan bisa sangat sulit mengetahui situasinya,” tambah Magnussen.

Sebelummya, saat pratinjau tim McLaren sebelum baku, Vandoorne menyatakan tidak mengharapkan hasil berlebihan dan sekali lagi hanya akan menggarisbawahi kelemahan unit tenaganya.

“Sirkuit ini merupakan campuran nyata dari karakteristik yang hebat dari trek lain, kecepatan tinggi dan pelayaran yang panjang namun juga balapan yang ketat dan pengereman yang berat saat tikungan akan jadi tantanga berat disini,” ujar pembalap asal Belgia itu.

“Ada banyak hal yang harus dilakukan insinyur kami. Berat untuk konsumsi bahan bakar dan memberi beban tinggi ke ERS, jadi kami perlu mencoba untuk mengoptimalkan paket kami untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan akhir pekan ini,” tutup Vandoorne.

Komentar

Berita Terbaru