oleh

KKSB Kembali Tebar Aksi Teror Penembakan Pesawat di Bandara Nduga, hari Senin (25/6)

PENANEGERI, Nduga – Peristiwa teror penembakan terhadap pesawat kembali terjadi di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, pada hari Senin (25/6).

Peristiwa penembakan terhadap pesawat Trigana Twin Otter ini terjadi di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua pada hari Senin 25 Juni 2018 sekitar pukul 09.45 WIT.

Penembakan yang diduga dilakukan KKSB ini terjadi pada saat pesawat Trigana Twin Otter mendarat di Bandara Kenyam, yang mengakibatkan pilot bernama Ahmad Kamil, (27 th) mengalami luka tembak di bagian punggung sebelah kiri.

Setelah itu pilot bernama Ahmad Kamil, (27 th) dibawa ke Puskesmas Nduga untuk memperoleh perawatan medis.

Penembakan ini diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB/KKB).

Tiga hari yang lalu pada tanggal 22 Juni 2018, Kelompok KKSB juga melakukan penembakan terhadap pesawat Twin Otter Dimonim Air PK-HVU rute Timika-Keneyam di lokasi yang sama.

Atas peristiwa tiga hari lalu itu, Co- Pilot Irena Nur Fadila terkena serpihan peluru pada pergelangan kaki.

Peristiwa teror penembakan pun berulang, pada Senin (25/6) ini KKSB melakukan penembakan terhadap pesawat milik Trigana Air jenis Twin Otter yang dipiloti Capt Ahmad Kamil (27).

Baca Juga  Tim Khusus Polda Papua, Berhasil Menangkap Yogor Telenggen

Pesawat ini mengangkut logistik Pemilu dan personil pengamanan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal kepada wartawan mengkonfimasi adanya peristiwa penembakan terhadap pesawat Trigana jenis Twin Otter yang mengangkut logistik pemilu.

“Benar Kelompok KKB melakukan penembakan saat pesawat milik maskapai Trigana itu mendarat di Bandara Kenyam,” papar Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal.

“Pilotnya saat ini sudah mendapat perawatan. Informasinya, pilot bersama pesawat akan segera diterbangkan ke Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.

Aparat gabungan TNI dan Polri pada hari Senin (25/6) langsung melakukan penyisiran guna menangkap para pelaku.

“Upaya penangkapan terhadap para pelaku masih kita lakukan. Untuk kondisi di sana, sampai sejauh ini masih kondusif,” tandasnya. (**)

Komentar

Berita Terbaru