oleh

Korea Selatan Khawatirkan Kemajuan Rudal Korut

PENANEGERI, Desk Internasional – Pihak Korea Selatan mengkhawatirkan kemajuan rudal lebih lanjut dari pihak Korea Utara tahun ini sebagai ancaman bagi AS.

Dikhawatirkan Korea Utara dapat melakukan uji coba rudal tambahan tahun ini untuk memoles teknologi rudal jarak jauh dan meningkatkan ancaman terhadap Amerika Serikat.

Hal ini diungkapkan badan mata-mata Korea Selatan yang memantau memantau perkembangan secara ketat, pada hari Senin (20/11), seperti dikutip Kantor Berita Reuters.

Negara Korut (DPRK) yang tertutup tersebut tampaknya telah melakukan uji coba rudal baru-baru ini sementara pergerakan cepat kendaraan terlihat di dekat fasilitas rudal yang diketahui, demikain papar Yi Wan-young, anggota komite intelijen parlemen Korea Selatan yang diberi pengarahan oleh Dinas Intelijen Nasional di Seoul.

Tidak ada tanda-tanda tes nuklir yang akan segera terdeteksi, kata Yi. Terowongan ketiga di kompleks Punggye-ri tetap siap untuk melakukan peledakan lagi “kapan saja”, sementara konstruksi baru-baru ini dilanjutkan di terowongan keempat, sehingga tidak berguna lagi untuk sementara waktu.

Baca Juga  Sekjen PBB : Perlu Denuklirisasi Semenanjung Korea

“Agensi ini mengikuti perkembangannya karena ada kemungkinan bahwa Korea Utara dapat menembakkan sejumlah rudal balistik tahun ini atas nama peluncuran satelit dan pembangunan ruang yang damai, namun sebenarnya untuk meningkatkan ancaman terhadap Amerika Serikat,” Kata anggota parlemen kepada wartawan setelah sebuah briefing tertutup oleh agen mata-mata Korsel tersebut.

Sedangkan Korea Utara, membela program senjatanya sebagai pertahanan yang diperlukan untuk melawan AS yang dikatakan Korut berencana untuk menyerangnya.

Amerika Serikat, yang memiliki 28.500 tentara di Korea Selatan, sebuah warisan perang Korea 1950-53, menolak adanya niat menyerang tersebut. (*)

Komentar

Berita Terbaru