oleh

Korem 011/Lilawangsa Turut Pecahkan Rekor Muri Tari Gemu Famire 

PENANEGERI, Lhokseumawe – Korem 011/Lilawangsa Kodam Iskandar Muda turut andil dalam rangka pemecahan Rekor Muri Tari Gemu Famire di Lapangan Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Selasa (4/9) pukul 07.00 WIB.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Purmanto dalam sambutannya mengatakan, bahwa peserta yang disiapkan Korem 011/Lilawangsa sekitar 3000 Orang, namun pada pelaksanaanya hari ini peserta Tari Famire melebihi target mencapai 3000 lebih.

“Tari Gemu Famire hari ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) Ke-73, termasuk di Wilayah Korem 011/Lilawangsa,” ujarnya.

Danrem selaku Ketua Sub koordinator Tari Gemu Famire wilayah Korem 011/Lilawangsa juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemda Kota Lhokseumawe, Pemkab Aceh Utara dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan senam Gemu Famire dan juga kepada seluruh peserta senam dari unsur TNI, Polri Ormas, Pelajar dan segenap Komponen masyarakat.

“Dalam pemecahan Rekor Muri Tari Gemu Famire melebihi target hingga 3000 orang lebih, yang terdiri dari Prajurit TNI-Polri, PNS TNI, Ibu-ibu Persit Koorcab Rem 011 Pd Iskandar Muda, Pia Ardhya Garini, Jalasenastri, Bhayangkari, Pelajar, FKPPI, PPM, dan berbagai Komponen masyarakat. Termasuk mulai tahap perencanaan dan pelaksanaan telah dipersiapkan secara matang, ahamdulillah telah berjalan dengan lancar”, terang Danrem.

Baca Juga  Polres Lhokseumawe Gelar Patroli Pasar 
Rekor Muri
(Penanegeri/Istimewa) : Pemecahan Rekor Muri Tari Gemu Famire di wilayah Korem 011/Lillawangsa, Lhokseumawe, Selasa (4/9).

Danrem menambahkan, semangat kebersamaan dan antusias yang telah para peserta tunjukkan merupakan aktualisasi diri dalam rangka menanamkan dan meningkatkan daya kreativitas yang tinggi, sehingga bisa men-ciptakan kegembiraan dan menjalin keakraban.

“Tarian Gemu Famire merupakan salah satu tarian khas Indonesia yang berasal dari mlMaumere, Kupang, Nusa Tenggara Timur, diciptakan oleh Frans Cornelis Dian Bunda alias Nyong Franco yang bernuansa riang gembira dan mampu membangkitkan semangat, serta bermanfaat untuk ke-bugaran dan kesehatan tubuh,” jelasnya sembari menambahkan, tari ini telah menjadi fenomenal di Indonesia dan mulai merambah ke luar negeri dengan hentakan yang khas.

Danrem berharap, melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan nilai-nilai kebersamaan dalam rangka membina mental dan kepercayaan diri masyarakat agar terus maju di masa mendatang serta menjauhi kehidupan yang mengarah kepada individualisme dengan mengensampingkan rasa persaudaraan, kebersamaan, per-satuan dan nasionalisme. Adanya arus modernisasi, dikhawatirkan akan mengikis budaya ketimuran kita.

“Oeh karena itu saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dapat dijadikan sebagai sarana atau media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai budaya indonesia kepada masyarakat,” Pungkas Kolonel Inf Purmanto.

Baca Juga  Warga Geger, Temukan Sopir L300 Tak Bernyawa

Acara pemecahan rekor Muri ini turut dihadiri Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M Sjamsul Rizal, Dandim 0103/Aceh Utara, Kapolres Lhokseumawe, Dansatradar 231, Forkopimda Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, para Komandan/Kepala Dinas Jawatan Korem 011/LW dan para Kasi Korem 011/LW, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011 pd Iskandar Muda Ny Ariani Purmanto, Kepala Detasemen B Brimob, para Ibu-ibu anggota persit di jajaran Koorcab Rem 011, Pelajar, Pimpinan Ormas dan sejumlah peserta senam lainnya.

Komentar

Berita Terbaru