oleh

KPK Lakukan Operasi Tangkap Tangan Pejabat BPK dan Kemendes

PENANEGERI, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil melakukan OTT atau operasi tangkap tangan terhadap sejumlah pejabat di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) serta  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dari OTT itu, empat orang telah berstatus tersangka.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap terkait opini wajar tanpa pengecualian (WTP) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT).

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, penindakan yang mereka lakukan ini, bermula dari adanya laporan soal tindak pidana korupsi pemberian suap. Kemudian dilakukan penyelidikan mendalam hingga akhirnya dilakukan OTT.

“Setelah kami melakukan pengecekan informasi masyarakat. KPK lakukan OTT pada hari Jumat tanggal 26 Mei di dua lokasi. Pertama di kantor BPK dan Kantor Kemendes PDTT,” terang Ketua KPK Agus Rahardjo di kantor KPK, Kuningan, Jakarta (27/5).

Keempatnya yakni Inspektur Jenderal Kemendes Sugito, pejabat Eselon III Kemendes Jarot Budi Prabowo, pejabat Eselon I Badan Pemeriksa Keuangan Rachmadi Saptogiri, dan Auditor BPK Ali Sadli.

Baca Juga  Bupati Purbalingga Ditangkap KPK

Penetapan tersangka juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Laode M Syarif, dalam jumpa pers di KPK, Sabtu (27/5).

“Setelah melakukan pemeriksaan 1×24 jam dilanjutkan gelar perkara siang tadi, KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan, serta menetapkan empat orang sebagai tersangka,” terang Laode.

Dari hasil penangkapan tersebut, KPK mereka menangkap tujuh orang. Kronologinya pada pukul 15.00 sore tim KPK mendatangi kantor BPK di Jalan Jenderal Gatot Subroto.

Pada kantor BPK ini diamankan enam orang yakni ARS selaku auditor BPK, RS pejabat eselon 1 BPK, kemudian JBP pejabat eselon 3 Kemendes PDTT, kemudian Sekretaris JBP, sopir JBP dan seorang satpam.

Selanjutnya, penyidik menggeledah ruang ARS dan ditemukan uang Rp 40 juta yang diduga bagian dari total komitmen Rp 240 juta.

Lalu pada pukul 16.20 Wib, tim KPK mendatangi kantor Kemendes PDTT di Kalibata, di sana diamankan satu orang berinisial SUG selaku Irjen Kemendes PDTT.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan, di proses OTT tersebut juga diamankan uang Rp 40 juta dan Rp 1,145 miliar serta uang dollar Amerika sebesar USD 3.000. (*)

Komentar

Berita Terbaru