oleh

KSAU Perintahkan Penyidikan Tewasnya Praka Yudha

PENANEGERI, Jakarta- Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah memerintahkan proses penyelidikan atas kasus kematian Prajurit Kepala (Praka) Yudha Prihartanto, anggota Batalyon Komando (Yonko) 464 Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU.

Marsekal TNI Hadi telah memerintahkan Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Udara (Danpuspomau) untuk melakukan proses penyelidikan tersebut.

“KSAU sudah memerintahkan Danpuspomau untuk melakukan proses penyelidikan terhadap kasus yang menyebabkan meninggalnya Praka Yudha Prihartanto tersebut,” papar Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma Jemi Trisonjaya melalui keterangan pers Jumat (12/5/2017).

Mengingat bahwa Yonko Paskhas 464 di bawah komando Paskhas Wing II di Makassar, maka proses penanganan dari peristiwa ini, seperti penyidikan dilakukan langsung oleh POM AU.

Praka Yudha merupakan anggota Batalyon Komando (Yonko) 464, almarhum dinyatakan meninggal dunia pukul 11.26 WIB oleh pihak Rumah Sakit Abdul Munir Lanud Abdulrachman Saleh, pada Kamis 11 Mei 2017.

Danlanud Abdulrachman Saleh Malang, Marsma TNI Julexi Tambayong mengatakan, kejadian tersebut diketahui setelah korban dibawa ke Rumah Sakit Abdul Munir Lanud Abdulrachman Saleh.

Baca Juga  Tak Terima karena Mas Kawin Imitasi, Mertua Laporkan Menantunya ke Polisi

Marsma TNI Julexi mengungkapkan dia sebenarnya tidak mempunyai kewenangan untuk memberikan keterangan walaupun korban tewas di lokasi Lanud, namun Yonko 646 Paskhas yang bermarkas di Lanud Abdulrachman Saleh, berada di bawah Komando Wing Udara 2 Paskhas Makassar. Sehingga secara institusi tidak memiliki kewenangan komando.

Pada hari Jumat siang, jenazah Praka Yudha tiba di rumah duka, Desa Pesuruhan RT 03/01, Kecamatan Puring, Kebumen, sekitar pukul 11.10 WIB, Jumat (12/5/2017) dengan diantar menggunakan mobil jenazah milik TNI AU dan sejumlah personil TNI AU. Terlihat sejumlah personel Paskhas turut mengawal pemulangan jenazah Praka Yudha. Jenazah rencananya akan dimakamkan di pemakaman desa setempat setelah salat Jumat. (*)

Komentar

Berita Terbaru