oleh

Kunjungan Kim Jong-un ke Beijing

PENANEGERI, Internasional – Dalam pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan untuk denuklirisasi Semenanjung Korea.

Hal ini dikemukakan oleh Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un selama pertemuan pertamanya dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, menurut kantor berita negara China yang dikutip oleh kantor berita AlJazeera.

Kantor berita Xinhua pada hari Rabu (28/3) mengutip Kim yang mengatakan bahwa masalah itu dapat diselesaikan jika Korea Selatan dan Amerika Serikat menanggapi upaya Pyongyang “dengan niat baik”.

“Ini adalah sikap konsisten kami untuk berkomitmen terhadap denuklirisasi di semenanjung itu, sesuai dengan keinginan mendiang Presiden Kim Il-sung dan mendiang Sekretaris Jenderal Kim Jong-il,” kata Kim, mengacu pada kakek dan ayahnya. Demikian menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kementerian luar negeri China yang dikutip oleh kantor berita AlJazeera.

“Masalah denuklirisasi Semenanjung Korea dapat diselesaikan, jika Korea Selatan dan Amerika Serikat menanggapi upaya kami dengan niat baik, menciptakan suasana damai dan stabilitas sambil mengambil langkah-langkah progresif dan sinkron untuk mewujudkan perdamaian.”

Baca Juga  Tentara Korea Utara Ditembak saat Membelot ke Korea Selatan

Kim juga dilaporkan telah menegaskan kembali kesediaannya untuk bertemu dengan Presiden AS Donald Trump. Itu adalah penyebutan resmi pertama dari acara yang direncanakan oleh Korea Utara.

China dan Korea Utara sama-sama menegaskan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah mengunjungi Beijing dan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, dimana dinas Kementerian Luar Negeri Cina menyebut sebagai kunjungan tidak resmi ke China dari Minggu (25/3) hingga hari Rabu (28/3).

Presiden China Xi Jinping mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Aula Besar Rakyat di Beijing.

Presiden China Xi Jinping  dan istrinya Peng Liyuan menjadi tuan rumah sebuah perjamuan untuk pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan istrinya Ri Sol-ju, demikian diberitakan oleh kantor berita Xinhua. Mereka juga menyaksikan pertunjukan seni bersama, menurut kantor berita itu.

Kunjungan ke Cina itu adalah kunjungan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un pertama yang diketahui di luar Korea Utara sejak ia mengambil alih kekuasaan pada 2011 dan diyakini oleh para analis sebagai persiapan untuk KTT yang akan datang dengan Korea Selatan dan AS.

Baca Juga  Korut Siap Berikan ‘Pelajaran Berat’

Kantor berita KCNA Korea Utara tidak menyebutkan janji Kim untuk denuklirisasi, atau pertemuan yang direncanakan dengan Presiden Trump yang direncanakan untuk suatu saat di bulan Mei mendatang.

Gedung Putih mengatakan pemerintah Cina menghubungi mereka pada hari Selasa untuk memberi tahu pejabat A.S tentang kunjungan Kim ke China.

Sarah Huckabee Sanders, juru bicara Gedung Putih, mengatakan hal itu termasuk “pesan pribadi dari Presiden Xi kepada Presiden Trump,” yang disampaikan kepada presiden. Dia tidak mengatakan apa isi pesan itu.

Tae-hyun, juru bicara kementerian unifikasi Korea Selatan, mengatakan pertemuan itu telah membantu mengatur nada yang tepat untuk pembicaraan yang akan datang.

“Saya pikir peningkatan hubungan Korea Utara-Cina menjelang KTT antar Korea dan KTT AS-Korea Utara, akan membantu dalam memecahkan masalah di Semenanjung Korea, seperti denuklirisasi dan pembentukan perdamaian.”(*)

Komentar

Berita Terbaru