oleh

Lagi, Bea Cukai Langsa Amankan Puluhan Ton Bawang Merah Ilegal

PENANEGERI, Langsa – Tim Bea Cukai Langsa berhasil mengamankan puluhan ton bawang merah illegal asal Malaysia yang diangkut menggunakan Kapal boat nelayan KM Satrio-3 GT 25 No.149/QQd di perairan Sungai Yu, Aceh Tamiang.

Informasi yang diterima Penanegeri.com menyebutkan, pengamanan bawang merah illegal tersebut oleh tim Bea Cukai Langsa ini dilakukan sekira pukul 01.30 Wib dini hari tepatnya sekitar 7 mil dari bibir pantai Aceh Tamiang. Selain mengamankan puluhan ton bawang merah, team Bea Cukai juga mengamankan paking teh hijau beserta 5 Anak Buah Kapal (ABK).

Penangkapan itu berawal Minggu (13/5) sekira pukul 21.00 WIB, Kapal Patroli Tanjung Balai Karimun 3005 melihat adanya pergerakan kapal yang mencurigakan diperairan Sungai Yu. Atas kecurigaan itu kapal patroli tersebut langsung melakukan pengejaran dan memberikan beberapa kali tembakan peringatan sampai kapal yang mencurigakan tersebut berhenti.

Selanjutnya, setelah merapat dan mengamankan kapal, tim Bea Cukai Langsa melakukan pemeriksaan dan menemukan bawang merah dan teh hijau yang tidak dilengkapi dokumen resmi. Kemudian kapal dan ABK serta muatannya langsung dibawa menuju ke Pelabuhan Kuala Langsa untuk diamankan.

Baca Juga  Kekeringan di Wilayah Hulu Aceh Tamiang Meluas

Adapaun lima ABK yang diamankan berhasil diamankan dalam Kapal Motor Satrio 3 masing-masing EH (31), S (42), DS (40), Z (45) dan E (38), kelimanya warga Kabupaten Aceh Tamiang. Saat ini, kelima ABK dan bawang merah serta teh hijau telah diamankan di Kantor Kantor Pengawasan Bea dan Cukai Tipe B Kuala Langsa.

Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Langsa, Zacky Taufik, membenarkan pengamanan tersebut. Menurutnya, barang bukti yang diamankan bawang merah sebayak lebih kurang 875 karung dengan berat perkarungnya 25 Kg, serta 160 kota teh hijau asal Thailand.

“Semua berang bukti ini kita amankan karena tidak memiliki dokumen dan saat ini kita masih melakukan penyidikan. Menyangkut 5 orang ABK yang kita amankan sampai saat ini belum ditetapkan sebagai tersangka karena masih dalam penyidikan,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru