oleh

Ledakan Bom Low Explosive di Bangil

PENANEGERI, Pasuruan –  Ledakan yang terjadi di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan tergolong berjenis low explosive atau berdaya ledak rendah, karena kerusakan yang ditimbulkan tidak terlalu besar.

“Termasuk dalam ledakan rendah, karena yang rusak hanya kaca-kaca rumah dan juga asbes rumah saja,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat melihat langsung lokasi ledakan di Papaya 321 Kelurahan Pogar Bangil, Pasuruan selepas pukul 15.00 WIB, Kamis (5/8/2018).

Pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi di lokasi kejadian supaya tidak ada warga yang masuk.

“Kami juga menyita beberapa buku yang berisi tentang jihad. Namun demikian, kami masih belum menemukan masuk dalam jaringan yang mana karena proses penyelidikan masih terus dilakukan,” tutur Kapolda Irjen Machfud Arifin.

Ledakan itu terjadi di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Pogar, Bangil pada pukul 12.00 WIB lebih, dan membuat heboh warga sekitar. Warga juga bahkan sebelumnya ingin menolong A (50) yang merupakan pelaku yang berdarah di bagian kakinya.

Baca Juga  Bahrun Naim Dikabarkan Tewas di Suriah

“Apalagi ada anak kecil perempuan yang nangis, warga mau membantu tapi dia keberatan lalu ada ledakan kedua. Dia (A, red) langsung lari bahkan sempat menyerang kapolsek,” terang Kapolda.

Ledakan tersebut berasal dari benda diduga bom berbahan mesiu dan sejumlah logam kecil seperti paku dan gotri.

Ledakan bom yang terjadi di Bangil berasal dari rumah yang dikontrak Anwardi (sebelumnya dikenal Abdullah) warga Banten yang sudah menyewa selama satu setengah tahun. Dia tinggal bersama istrinya Dina Rohana dan anak laki lakinya. Usai bom meledak, Anwardi melarikan diri yang sebelumnya juga sempat dikejar warga.

Dalam ledakan ini seorang balita bernama Aprillia  berusia 3 tahu anak dari pemilik bom yang meledak di Kelurahan Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan, mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya akibat bom low explosive tersebut meledak Kamis (5/7/2018) sore.

Sementara ibunya berinisial D diamankan petugas kepolisian untuk dimintai keterangan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin juga menjelaskan pemilik bom juga mengalami luka-luka akibat ledakan bom dan terkena tembakan senapan angin. Dia meninggalkan istrinya dan anaknya yang mengalami luka-luka. “Yang bersangkutan mengalami luka terkena senapan angin saat menyerang Kapolsek, dia meninggalkan anaknya juga yang luka-luka di paha dan istrinya selamat. Pelaku masih kami kejar,” terang Kapolda.

Baca Juga  Mapolres Dharmasraya - Sumatera Barat Ludes Dibakar Dua orang Tidak Dikenal (OTK)

Sedangkan hingga Kamis petang hari (5/7)  kondisi di tempat kejadian meledaknya bom di rumah kontrakan  (Anwardi) kini masih dilakukan penjagaan ketat. (*)

simak video saat terjadi ledakan di Bangil

Komentar

Berita Terbaru