oleh

Magnussen : Tim Haas Lebih Sehat Dibandingkan Mc Laren dan Renault

PENANEGERI, Formula 1 – Kevin Magnussen mengatakan lingkungan di dalam tim Haas Formula 1 jauh lebih sehat daripada yang ia alami di McLaren dan Renault.

Haas adalah tim F1 ketiga Dane dalam empat tahun, setelah menghabiskan dua tahun di McLaren sebagai pembalap dan kemudian cadangan diikuti oleh satu tahun berkendara untuk Renault musim lalu.

Sumber di Renault dan McLaren telah mempertanyakan etos kerjanya, tapi Magnussen berpendapat bahwa tim lamanya tidak pernah memiliki umpan balik negatif di bidang itu.

Haas diyakini senang dengan penampilan Magnufssen sejauh ini, yang telah menghasilkan lima poin dalam tujuh balapan, sementara pembalap berusia 24 tahun itu menikmati karir dengan menemukan tim yang nyaman baginya.

“Ini adalah lingkungan yang jauh lebih sehat bagi seorang pembalap di Haas, setidaknya itulah pengalaman saya, daripada pengalaman saya sebelumnya dimana saya berada di tim besar, perusahaan besar sebenarnya yang sedang berjuang dalam olahraga ini,” terang Magnussen seperti dikutip dari motorsport.com, Jum’at (17/6).

Baca Juga  Kevin Magnussen Yakin Vandoorne Tak Berada di Tempat Menyenangkan

Dikatakannya, Bila kita berada di tempat yang sedang berjuang, tekanannya sangat besar bagi seorang pembalap.

“Saya datang dengan sedikit pengalaman, merek baru di McLaren, yang merupakan tim yang sangat besar dan tekanannya sangat besar. Saya merasa ada lebih sedikit tekanan di sini, tapi tetap dengan motivasi yang sangat tinggi. Ini adalah tempat yang jauh lebih membahagiakan,”  sambungnya.

Magnussen mengisyaratkan adanya budaya menyalahkan dalam pengalaman sebelumnya sehingga menjadi tekanan yang berbeda dan tidak cukup untuk mengembangkan diri.

“Saya ingin berada di bawah tekanan lebih tapi hanya jika itu karena saya berjuang untuk kemenangan, di F1 ada tekanan semacam ini dimana seseorang harus disalahkan dan pembalapnya juga mudah disalahkan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Terkadang kita harus disalahkan, tapi tidak selalu, dan itu bisa sangat sulit dalam situasi tertentu.

Bersama Romain Grosjean, Magnussen memiliki rekan satu timnya yang memiliki musim pertama dengan Haas tahun lalu, dengan nyaman mengalahkan rekan setimnya Esteban Gutierrez.

Baca Juga  Kevin Magnussen Yakin Vandoorne Tak Berada di Tempat Menyenangkan

Grosjean memimpin di meja klasemen, dengan 10 poin menjadi lima perlombaan, namun Magnussen terlihat menikmati kesempatan tersebut.

“Saya sangat senang bisa memiliki rekan satu tim yang lebih baik sehingga saya dapat mengukur diri saya sendiri. Dia adalah seseorang yang ketika saya mengalahkannya, ini terlihat baik, anda membutuhkannya di F1,” saran Magnussen.

“Anda hanya memiliki rekan satu tim untuk mengukur diri anda dalam perlawanan. Dia harus menjadi seseorang yang terkenal baik dan jika tidak maka akan sulit untuk bersinar,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru