oleh

Manfaat Buah Kumquat (Kumkuat)

PENANEGERI, Kesehatan – Manfaat kesehatan dari buah Kumquat (juga dieja: Kumkuat) meliputi kemampuan Kumquat untuk mengatur pencernaan, membantu perawatan kulit, gigi, mata, dan rambut, juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kumquat juga dapat mengurangi peluang Anda terkena diabetes, menurunkan kadar kolesterol, memperkuat tulang, dan memperbaiki kesehatan saraf.

Kumquat adalah buah dari pohon kecil di keluarga Rutaceae, dengan nama ilmiah Citrus japonica. Buah jeruk kecil ini menyerupai jeruk sampai tingkat tertentu, baik di dalam maupun di luar, meski berukuran lebih kecil dari kebanyakan varietas jeruk.

Semak atau pohon kecil ini asli dari kawasan Asia-Pasifik, tempat Kumquat tumbuh dan dibudidayakan selama ribuan tahun.

Ada berbagai jenis Kumquat, tapi yang paling umum adalah varietas Kumquat bulat, yang terlihat seperti jeruk kecil.

Karena rasa manis, buah Kumquat digunakan untuk hiasan, koktail, selai, jeli, pengawet, permen, dan makanan pencuci mulut.

Berbagai jenis minuman keras dan olahan minuman alami terbuat dari bahan Kumquat. Air perasan dan ekstrak Kumquat telah digunakan untuk berbagai keperluan pengobatan selama bertahun-tahun untuk sakit tenggorokan dan masalah pernafasan.

Berbagai minyak esensial, senyawa organik, dan nutrisi inilah yang menyebabkan penerapan Kumquat beragam dalam obat-obatan tradisional di seluruh dunia.

Kumquat

Nilai Gizi Kumquat

Kumquat terdiri dari berbagai macam minyak esensial, termasuk limonene, alpha-pinene, monoterpen, dan banyak lainnya. Kumquat juga mengandung serat, potasium, kalsium, vitamin C, lemak bermanfaat, dan vitamin A.

Manfaat Kesehatan Kumquat

Kumquat memiliki banyak manfaat kesehatan yang menakjubkan. Buah jeruk seperti lemon dan jeruk terkenal di seluruh dunia karena rasa asam dan manfaatnya.

Namun, ada buah jeruk yang lezat dan bergizi yang mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya.

Kumquat/ Kumkuat memiliki warna kuning atau oranye, menyerupai jeruk kecil dan oval dengan rasa manis namun tajam dan sedikit kepahitan. Apa yang membedakan Kumquats dari jeruk, adalah kulit dan isi buahnya manis dan bisa dimakan. Kulit, daging dan bahkan bijinya bisa dimakan, meski beberapa orang lebih suka mengeluarkan bijinya.

Saat mengupas Kumquat, Anda akan melihat bahwa ada segmen oranye oranye miniatur yang disebut arils yang menempel satu sama lain dan kulitnya.

Kumquat dikatakan berasal dari bagian tenggara China, namun juga ditanam dikawasan Korea Utara dan Selatan, Pakistan Selatan, Taiwan, Timur Tengah, Jepang, AS, khususnya di Florida, Louisiana, Alabama dan California.

Buah-buahan ini tumbuh di pohon berukuran kecil yang tumbuh lambat, semak dan kompak, mencapai ketinggian hingga 2 sampai 3 meter. Cabang pohon itu berwarna hijau muda dan memiliki duri.

Kumquat adalah buah rendah kalori, dengan 100 gram Kumquat segar hanya mengandung 71 kalori. Buah-buahan ini kaya nutrisi seperti:
Vitamin antioksidan (A, C dan E)
Vitamin B (thiamin, niacin, pyridoxine, folat dan asam pantotenat), Flavonoid antioksidan seperti karoten, lutein, zeaxanthin dan tanin
Mineral seperti kalsium, tembaga, potasium, mangan, besi, selenium dan seng.

Jangan lupa untuk mengonsumsi kulit Kumquat juga, karena sangat kaya akan antioksidan dan serat, serta minyak atsiri seperti limonene, pinene, a-bergamotene, caryophyllene, a-humulene dan a-muurolene. Semua nutrisi ini memainkan peran penting dalam mengembangkan beberapa manfaat kesehatan yang dimiliki Kumquats, seperti:

– Membantu sintesis kolagen dan penyembuhan luka.
– Memiliki aktivitas anti-virus dan anti-kanker.
– Membantu dalam pencegahan penyakit neurodegenerative, arthritis dan diabetes.
– Membantu penyerapan zat besi dari sumber makanan.
– Mengatur kesehatan pencernaan.
– Membantu dengan menghilangkan sembelit, kelebihan gas, kembung dan kram.
– Menghilangkan dan menangkal radikal bebas dari tubuh.
– Berfungsi sebagai co-faktor untuk metabolisme karbohidrat, protein dan lemak.
– Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
– Membantu stimulasi pertumbuhan sel baru.
– Membantu melindungi tubuh dari penjajah asing, infeksi, bakteri dan jamur
– Membantu mengoptimalkan keseimbangan insulin dan glukosa dalam tubuh
Rambut dan gigi bergizi
– Meningkatkan tingkat energi.
– Memperbaiki kesehatan kulit.
– Membangun tulang yang kuat.

Dibandingkan dengan buah jeruk lainnya, tidak banyak penelitian yang telah benar-benar menyelidiki manfaat kesehatan Kumquat. Namun, para periset sekarang mulai menemukan potensi yang dimiliki Kumquat saat berhubungan dengan kesehatan secara keseluruhan.

Dikatakan bahwa Kumquat dapat membantu menurunkan berat badan karena keduanya kaya akan air dan serat, rendah kalori dan mengandung sejumlah karbohidrat dalam jumlah besar.

Sebuah studi yang diterbitkan di PLOS One pada bulan April 2014 membuktikan saat seekor tikus diberi makan makanan tinggi lemak dan kemudian diobati dengan menggunakan ekstrak buah Kumquat/Kumkuat, mengalami perputaran kesehatan yang lebih baik. (*)

Komentar

Berita Terbaru