oleh

Marc Marquez Akui Remehkan Dovizioso

PENANEGERI, Moto GP – Pembalap Honda, Marc Marquez, mengatakan bahwa perebutan gelar juara MotoGP 2017 dengan Andrea Dovizioso telah mengajarkannya untuk tidak meremehkan salah satu pembalap di masa depan.

Dovizioso yang menunggangi motor Ducati tampil sebagai rival utama Marquez tahun ini, bersaing untuk memenangkan kejuaraan sampai balapan terakhir di Valencia sebelum dia gagal mengalahkan si juara dunia empat kali.

Tapi Marc Marquez mengaku bahwa dia tidak menganggap pembalap asal Italia itu sebagai salah satu penantangnya di tahun 2017, dan dia mengatakan bahwa dia tidak akan membuat kesalahan yang sama di masa depan.

“Tahun ini, ketika orang-orang bertanya kepada saya tentang siapa pembalap yang paling berbahaya, saya selalu mengatakan Maverick (Vinales), Dani (Pedrosa), Valentino (Rossi) dan mungkin (Jorge) Lorenzo, tapi saya tidak pernah mengatakan Dovi, ujar Marquez dilansir laman Motorsport (17/11).

“Ini adalah sesuatu yang saya pelajari tahun ini, bahwa Anda harus berhati-hati dengan semua orang dan mencoba memperhatikan semua orang. Pada awal musim ini sepertinya Maverick adalah pembalap tercepat, tapi pada akhirnya yang paling konstan dan memiliki peluang juara adalah Dovi, dan sangat menyenangkan untuk bersaing dengannya sampai akhir,” tambahnya.

Marquez menambahkan bahwa dia dan Dovizioso memiliki hubungan yang baik, dan bahwa tidak ada pembalap yang melampaui batas saat mereka bersaing dengan kehandalan masing-masing.

“Dia adalah teman di paddock. Tapi saat Anda berada di jalur, Anda tidak punya teman. Kita selalu berusaha untuk memiliki rasa hormat itu tapi kita berusaha mencapai semua batas, tentang fairing, spesifikai dan semuanya mencoba melakukan 100%,” jelas pembalap asal Spanyol itu.

“Beberapa persaingan tampak bagus dan dia memenangkan setiap pertempuran. Jika Anda memeriksanya, Austria dan Jepang, dia mengalahkan saya, tapi sirkuit di mana saya sedang kesulitan, saya bisa mengimbanginya,” lanjutnya.

Dia juga layak berada di tempat saya (sebagai juara), karena dia melakukan musim yang luar biasa. Jika dia punya perbaikan pada mesin dan menemukan pengaturan motor yang tepat, dia bisa menjadi juara tahun depan. Saya tidak ragukan itu,” tandas Marquez.

Komentar

Berita Terbaru