oleh

Johannes Marliem, Saksi Kunci Kasus E-KTP Tewas di Los Angeles

PENANEGERI, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengkonfirmasi bahwa pengusaha Johannes Marliem, yang merupakan saksi kunci dalam kasus korupsi E-KTP telah meninggal di Amerika Serikat.

“Kami telah menerima informasi bahwa Johannes telah meninggal,” juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pada hari Jumat (11/8), dan menambahkan bahwa KPK belum menerima rincian mengenai keadaan seputar kematiannya itu.

Kendati membenarkan kabar tewasnya pengusaha Johannes Marliem, di Amerika Serikat (AS), Kamis (10/8), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa memastikan bahwa saksi perkara korupsi e-KTP tersebut tewas bunuh diri.

‎”Bahwa benar Johannes Marliem meninggal dunia. Namun kami belum mendapat informasi rinci mengenai hal itu,” kata Jubir KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat (11/8).

Febri menyatakan, penyelidikan tewasnya Johannes Marliem merupakan domain polisi AS.

Johannes Marliem  yang tinggal di Los Angeles, California, dianggap sebagai saksi kunci dalam kasus korupsi  E-KTP, yang telah melibatkan puluhan politisi senior – termasuk anggota parlemen aktif, seorang menteri kabinet dan dua gubernur – serta menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun (AS $ 172 juta).

Baca Juga  Syarat Membuat E KTP Lengkap Dengan Prosedurnya

Marliem adalah direktur Biomorf Lone LLC, sebuah perusahaan yang berbasis di AS yang telah mendapatkan proyek tersebut untuk pembuatan sistem identifikasi sidik jari otomatis untuk program E-KTP.

Kematian Johannes Marliem ini juga dilansir oleh media CBS di Los Angeles yang menyatakan bahwa seorang pria -kemungkinan adalah Marliem- yang bersenjata telah membarikade dirinya sendiri di dalam sebuah rumah di daerah Beverly Grove, Los Angeles.

Marliem sendiri kemudian ditemukan tewas Kamis pagi (10/8) oleh luka tembak yang ditimbulkan olehnya sendiri.

Peristiwa ini dimulai sekitar pukul 5 sore, di kawasan blok 600 N. Edinburgh Avenue di dekat area di sekitar Melrose dan Crescent Heights, Los Angeles, AS.

Pihak berwenang tiba di tempat di mana seorang anak dan seorang wanita berada di dalam dengan pria itu (Marliem).

Pihak berwenang khawatir bahwa dia bersenjata, sehingga mereka memulai proses negosiasi.

Seorang wanita dan seorang anak mungkin ditahan oleh tersangka (Marliem), telah meninggalkan bangunan sekitar pukul 07.30 malam.

Baca Juga  KTP Elektronik Ditargetkan selesai November 2017

Johannes Marliem kemudian ditemukan tewas sekitar pukul 2 dini hari, Kamis (10/8).

Johannes Marliem tewas kemungkinan akibat bunuh diri di sebuah rumah yang dia sewa di perumahan elit Los Angeles seharga US$ 25.000 per bulan.

Kabar tentang tewasnya Johannes Marliem juga mulai menemui titik terang kemungkinan besar akibat bunuh diri.

Saksi kunci kasus korupsi proyek e-KTP itu diduga bunuh diri.

Dilansir CBS Los Angeles, ada seorang pria bersenjata yang membarikade dirinya sendiri di dalam sebuah rumah di Beverly Grove. Dia ditemukan tewas pada Kamis (10/8) pagi waktu setempat dengan luka tembak.

Pihak berwenang dalam hal ini LAPD atau juga FBI di sana, dikabarkan sedang menyelidiki kasus tertembaknya pria yang dikenal sebagai pengusaha Johannes Marliem itu di kawasan elit Los Angeles. (*)

Komentar

Berita Terbaru