oleh

Maute Brothers Diduga sudah lari, Isnilon Hapilon masih di Marawi

PENANEGERI, Desk Internasional –Pihak Militer Filipina menduga bahwa Maute Brothers di Kota Marawi sudah dalam pelarian setelah Marinir Filipina, menyita setidaknya uang tunai sebesar 79 juta peso dan cek yang ditemukan di sebuah rumah yang terletak di dekat jembatan Mapandi, yang berfungsi sebagai benteng bagi para anggota milisi Maute.

“Kelompok Maute, seperti kita ketahui, didanai dengan baik, mereka memiliki pertahanan dalam posisi dan mereka memiliki kelompok yang sangat militan … penemuan jutaan uang tunai tersebut menunjukkan bahwa mereka melarikan diri dari tentara pemerintah,” Kata Mayor Rowan Rimas dari Marinir pada hari Selasa (6/6) seperti dilansir ABS-CBN News.

Menurut Mayor Rimas, rumah di mana Marinir Filipina menemukan jutaan uang peso dan cek, adalah area yang dijaga ketat oleh kelompok Maute yang milisinya menembaki pasukan pemerintah yang berusaha memasuki tempat itu.

“Kami menetralisir dan menduduki posisi itu dan membersihkan rumah-rumah di daerah tersebut dan akhirnya kami menemukan jutaan uang dan cek tersebut,” kata Rimas, menambahkan bahwa ada juga sniper di sana sebelum mereka berhasil mengatasinya.

Baca Juga  Patroli Militer Filipina Tewaskan Salah satu Komandan Abu Sayyaf Group (ASG)

Selama operasi tersebut, Marinir pertama kali menemukan uang tunai sebesar 52.2 juta peso di sebuah rumah yang terletak di dekat sarang senapan mesin ekstremis. Dari jumlah ini, 52 juta peso dibungkus dalam bungkusan plastik sementara 200.000 peso disimpan dalam amplop.

Mayor Rimas mengatakan bahwa mereka berhasil mendapatkan uang jutaan dolar dan memeriksa di dalam lemari besi di sebuah rumha yang terletak di sisi kiri jalan menuju jembatan Mapandi. Seperti siapa pemilik rumah atau uang tersebut, militer mengatakan akan menjadi subyek penyelidikan mereka.

Letnan Kolonel Jo-Ar Herrera, juru bicara ID 1 Angkatan Darat, mengatakan bahwa mereka telah meminta bantuan analis keuangan untuk membantu mereka dalam penyelidikan atas uang dan cek yang telah ditemukann.

“Berdasarkan pemulihan uang ini, kita perlu menunggu penyelidikan sebelum kita bisa menetapkan fakta,” katanya.

Isnilon Hapilon Diduga  Masih di Marawi

Sementara itu, Isnilon Hapilon, pemimpin militan yang terkenal di Filipina, diduga kuat masih berada di kota yang dilanda perang dua minggu setelah konflik di sana meletus, menurut Herrera, dengan mengutip “sumber yang sangat kredibel” seperti dilansir ABS-CBN News.

Baca Juga  ID Card Khusus Muslim akan Diterapkan di Marawi

Presiden Rodrigo Duterte telah menawarkan hadiah tambahan untuk “menetralisasi” Hapilon, yang merupakan bagian dari hadiah USD $ 5 juta (hampir 247 juta peso).

Ketika ditanya apakah militer dapat mengakhiri konflik di Marawi dalam beberapa hari, seperti yang diperintahkan Duterte, Herrera mengatakan bahwa hal itu tergantung pada penilaian komandan di lapangan. Dia menekankan bahwa kekhawatiran utama mereka adalah keamanan warga sipil yang terjebak di Marawi. (*)

Komentar

Berita Terbaru