oleh

Mengemis, Warga Medan Penuh Tato Diamankan Satpol PP Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Dua warga asal Medan, Sumatera Utara, beserta istri dan anaknya diamankan petugas Dinas Sosial dan Satpol PP saat razia pengemis dan gelandangan (Gepeng), di Simpang Empat, Kota Bireuen, Kamis (1/11).

Selain warga Medan, Sumatera Utara, petugas Dinsos dan Satpol PP Bireuen juga mengamankan beberapa warga lain yang sedang mengemis dikawasan yang sama.

Ke empat warga yang diamankan petugas Dinas Sosial itu Wahendro (30) warga Kebun Lada, Hinai, Kabupaten Langkat, Medan, Sumatera Utara dan istrinya, Indah Muliana.

Kemudian, Drajat (27) warga Gampong Blang Kota Langsa, dan istrinya Nadira beserta 2 orang anaknya. Gepeng yang diduga asal Medan, Sumatera Utara ini juga digiring petugas Satpol PP.

Saat diperiksa petugas Satpol PP Bireuen, kedua warga asal Medan dan Langsa ini memberikan jawaban yang berbeda-beda.

Bahkan saat dimintai membuka pakaian keduanya, badan mereka berdua penuh dengan gambar tato. Selain itu, turut diamankan Nurdin (32) warga Blang Jrun, Aceh utara dan Saiful Bahri (46) warga Meunasah Hasan, Aceh Utara.

Kadis Sosial Bireuen, Drs Murdani melalui Kabid Rehabilitasi Sosial, Halidar S.Sos, M.Si kepada Penanegeri.com, Kamis (1/11) mengatakan, setelah kita amankan, lalu didata dan diberikan nasehat, selanjutnya di pulangkan ke daerah asalnya masing-masing oleh petugas.

“Penertiban Gepeng yang kita lakukan ini untuk penertibkan dan kenyamanan warga di Kabupaten Bireue juga keselamatan jiwa mereka, karena mengemis di persimpangan jalan berbahaya,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru