oleh

Mengemudi sambil Mendengarkan Musik yang Sewajarnya, jangan Berlebihan demi Keselamatan Berlalu-Lintas

PENANEGERI, Lalu-lintas – Akhir-akhir ini warga masyarakat terutama para pengguna jalan banyak membahas tentang mendengarkan musik dan merokok sembari mengemudi boleh atau tidak ?

Menjawab hal ini Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen (Pol) Pujiono Dulrahman mengatakan, tak ada larangan merokok dan mendengarkan musik saat mengendarai kendaraan.

Adapun menurut Pasal 106 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, berbunyi : Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

“Kami pahami UU tersebut yang dimaksud penuh konsentrasi adalah setiap orang pengemudi kendaraan bermotor dengan penuh konsentrasi dan perhatian, tidak terganggu perhatiannya karena contohnya kelelahan, sakit, ngantuk, menggunakan telepon, menonton televisi saat berkendaraan. Kalau sedang mendengarkan radio seperti sekarang tidak ada masalah,” jelas Brijgen Pol Pujiono pada Jumat (2/3).

Hanya saja saat mendengarkan musik waktu mengemudi mengendarai kendaraan sebaiknya sewajarnya saja, dan tak perlu berlebihan

“Mendengarkan musik itu yang dilarang, mendengarkan musik dengan gerakan-gerakan berlebihan itu yang enggak boleh. Tapi kalau mendengarkan saja tidak masalah,” jelasnya.

Baca Juga  Viral Video Siswi SMU Marah ke Polisi saat Operasi Zebra

Gerakan berlebihan misalnya sembari mengemudi mendengarkan musik diiringi dengan alat bantu lain seperti mikrofon yang dikhawatirkan akan memecah perhatian pengemudi saat mengemudikan kendaraannya.

Sementara Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Kombes Argo Yuwono mengatakan, merokok dan mendengarkan musik saat berkendara diperbolehkan.

“Kalau orang sedang nyetir macet stres, merokok boleh, merokok aja kok. Mendengarkan musik boleh, jadi kalo macet boleh. Denger musik aja boleh-boleh aja. Kecuali kalo merokok dan puntungnya kena orang, nah baru (tidak boleh),” papar Kombes Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat.

Menurut Kombes Argo, ada lima hal yang tak boleh dilakukan saat berkendara. Antara lain melaju dengan melawan arah, tidak menggunakan helm, mengendarai kendaraan sambil mengoperasikan ponsel, berboncengan dengan jumlah berlebihan, dan mengendarai kendaraan saat masih berusia di bawah umur. (*)

Komentar

Berita Terbaru