oleh

Mengenai Pasar Transfer, Giggs Sepakat dengan Roy Keane

PENANEGERI, Sepakbola – Ikon Manchester United, Ryan Giggs, yakin pasar transfer terlihat “konyol” saat ia menanggapi klaim Roy Keane bahwa ia akan berharga £ 2 miliar jika masih aktif bermain.

Mantan pemain sayap yang sekarang menjadi asisten manajer itu mendukung persepsi mantan kaptennya atas biaya transfer yang mungkin dibayarkan untuk pesepakbola dengan kualitas rata-rata.

Keane merasa mantan rekan satu timnya seperti Ruud van Nistelrooy dan David Beckham akan bernilai 10 digit jika mereka hadir saat ini dan mempertanyakan tingkat belanja pemain yang tidak menjamin apapun untuk puncak sepakbola.

Jendela transfer terakhir melihat sisi Jose Mourinho menyisihkan £ 75 juta untuk merekrtu Romelu Lukaku yang menjadi pembelian termahal di Inggris, sementara perpindahan Neymar ke Paris Saint-Germain memecahkan rekor dunia yang diikuti Ousmane Dembele bergabung dengan Barcelona dalam nilai transfer tertinggi kedua di dunia.

Menanggapi penilaian Keane senilai £ 2 miliar, Giggs mengatakan kepada WalesOnline, Selasa (5/9), “Dia selalu berbicara banyak hal, dan memang begitulah sikap Roy. Saya tidak tahu apakah layak dihargai sekitar £ 2 miliar, tapi saya pikir Roy melihat pemain rata-rata yang dibeli dengan nillai yang sangat besar,” ujarnya.

Baca Juga  Giggs Berharap Mourinho Bawa United Sukses

“Anda bisa melihat kembali beberapa pemain yang biasa bermain dengan kami di masa lalu, jadi berapa nilainya? Ruud van Nistelrooy, seorang pencetak gol yang luar biasa, Anda bisa memastikan gol setiap musim. Saya rasa itulah yang ingin diungkapkan Roy dan dia benar karena ini adalah bursa transfer yang bisa terlihat konyol. Sepertinya tidak akan berhenti nilainya, atau bahkan akan terus naik di masa depan,” lanjut Giggs.

Dan setelah pujian Keane, Giggs juga memuji mantan kapten United tersebut.

“Anda tidak bisa membelinya karena Anda melihat sekeliling liga dan siapa pemain yang bisa seperti dia. N’Golo Kante adalah pemain yang fantastis tapi Roy lebih baik dari Kante. Dia bisa melakukan segalanya, dia agresif dan bisa mematahkan kaki lawan. Ketika dia datang ke United dari Nottingham Forest, dia adalah seorang gelandang serang dari posisi box-to-box, melangkah maju dari lini tengah ke depan, dan akhirnya mencetak gol,” sambungnya.

“Kemudian dia berubah menjadi gelandang yang mengendalikan tempo permainan dan dengan Scholes, mereka adalah bagian dari lini tengah yang fantastis,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru