oleh

Menkominfo Himbau Seluruh ASN Gunakan e-mail Resmi Pemerintah

PENANEGERI, Techno – Menkominfo telah menghimbau kepada seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) agar selalu menggunakan e-mail resmi pemerintah yakni ‘mail.go.id’ dan agar menghindari penggunaan e-mail swasta gratisan seperti Gmail atau Yahoo Mail atau email swasta lainnya.

Menkominfo Rudiantara mengungkapkan alasan keamanan dan penggunaan akses bandwith internet internasional yang tidak menguntungkan bagi Indonesia.

“Pertama masalah security. Kedua, kalo kita gunakan akun Yahoo atau Gmail, itu memakan bandwidth internasional. Jadi kita akses ke hostingnya yang ada di luar negeri, balik lagi. Jadi bolak balik kaya gini terus, itu ongkos buat industri. Itu bagi negara, devisa keluar sebetulnya,” jelasnya saat peluncuran email resmi pemerintah mail.go.id di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (11/12).

Menteri Kominfo mengatakan mail.go.id merupakan layanan e-mail khusus untuk ASN yang menggunakan sertifikat digital dan terenkripsi. Secara khusus ia mengakui sudah banyak kementerian yang menyediakan hosting email lembaga masing-masing.

“Mungkin idealnya nanti, semua melebur tapi perlu transisi. Kementerian-kementerian harus sudah punya atau menggunakan nomenklatur kementeriannya sendiri pakai go.id,” papar Menkominfo Rudiantara.

Baca Juga  CEO Telegram Pavel Durov Temui Menkominfo

Menteri Rudiantara juga mengatakan standarisasi diperlukan untuk memberikan tingkat efisiensi penggunaan infrastruktur teknologi.

“Makin berstandar, volumenya makin besar. Economic soft skillsnya lebih tinggi, memberikan efisiensi lebih tinggi. Tentunya kalau kita punya satu, misalkan dilihatnya ke mail.go.id, itu akhirnya melihat efisiensi yang lebih tinggi,” lanjutnya.

Kominfo Himbau ASN Gunakan E-mail resmi

Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel A Pangerapan mengatakan layanan mail go.id merupakan pengembangan dari layanan pnsmail.go.id yang telah digunakan oleh lebih dari 93.000 pengguna PNS.

“Layanan ini merupakan layanan email khusus pemerintah. Diharapkan layanan ini dapat menggantikan email PNS yang saat ini sebagian masih menggunakan email gratis asing. Penggunaan email asing dapat merugikan pemerintah karena merupakan salah satu sumber kebocoran informasi pemerintah,” jelas Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel A Pangerapan.

Soal keamanan, di mana e-mail gratis swasta yang beredar di pasaran dinilai mudah dieksploitasi, baik dari segi konten maupun identitas pengirim. Ini dikhawatirkan menjadi salah satu sumber kebocoran informasi pemerintah.

Jika menggunakan email ‘mail.go.id’ maka sudah ada fitur-fitur keamanan semacam tanda tangan elektronik dan enkripsi.

Baca Juga  Diplomatic Forum: Media Mainstream VS Media Sosial

Kepastian identitas dan hukumnya terjamin sehingga alur pertukaran informasi antara pengirim dan penerima tetap terjaga kerahasiannya.

Efisiensi

Menkominfo Rudiantara telah mengatakan pertukaran informasi via layanan e-mail asing memakan bandwidth internasional, sehingga ada ongkos yang perlu dikeluarkan.

Untuk itu Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo), Rudiantara, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tak menggunakan e-mail swasta gratisan semacam Gmail dan Yahoo Mail.

Sebagai gantinya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menyaraknkan agar para ASN menggunakan layanan e-mail resmi pemerintah yakni “mail.go.id”. (*)

Komentar

Berita Terbaru